Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TEMPAT hiburan malam kembali menjadi sasaran para pengedar narkotika. Sebanyak 600 ribu butir ekstasi seberat 243,20 kilogram yang dikirim dari Belanda itu rencananya bakal diedarkan di tempat hiburan di wilayah Jakarta.
"Direncanakan barang bukti narkotika tersebut akan didistribusikan ke diskotik dan bandar-bandar narkotika di wilayah Jakarta," Kabareskrim Irjen Ari Dono Sukmanto di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, hari ini.
Namun sebelum ekstasi itu beredar, tim gabungan dari Kepolisian dan Bea Cukai berhasil menyita dari tangan dua pelaku yakni, Dadang Firmanzah dan Waluyo. Kedua pelaku tersebut merupakan tangan kanan dari Andang Anggara, narapidana di Rutan Surakarta dan Sonny Sasmita, narapidana di Lapas Gunung Sindur.
Petugas menemukan ratusan bungkus ekstasi di dalam dua kotak besar yang terbuat dari kayu saat menggeledah sebuah rumah Villa Mutiara Gading 2 Blok F 7 Nomor 9A, RT 007 RW 016, Karang Satria, Tambun Utara, Bekasi, Rabu, 8 November 2017. Di lokasi tersebut, polisi juga menangkap Dadang dan Waluyo.
Tempat hiburan malam memang kerap menjadi sasaran peredaran narkotika. Dono pun menegaskan, polisi terus menindak peredaran narkotika di tempat dunia malam.
Menurut dia, razia dan pemeriksaan urine kepada pengunjung hiburan malam serta polisi pun terus dilakukan untuk memastikan tak ada peredaran narkotika di dunia gemerlap tersebut.
"Itu (razia dan pemeriksaan urine) akan dilakukan simultan. Tindakannya dari hulu, hingga tindakan ke hilir," pungkas dia. (MTVN/OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved