Dokter Penembak Istri Serahkan Diri ke Polisi

Sri Utami
09/11/2017 21:08
Dokter Penembak Istri Serahkan Diri ke Polisi
(Ilustrasi)

SEORANG dokter pelaku penembakan brutal terhadap istrinya, Lety Sultri, Helmi, akhirnya menyerahkan diri ke Polres Jakarta Timur, sore tadi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, mengatakan, tersangka menyerahkan diri dan selanjutnya dibawa ke Polda Metro Jaya.

"Iya sudah menyerahkan diri. Secara ricinya tentang senjata dan lainnya masih harus dimintai keterangan dari pelaku ini," jelas Argo, Kamis (9/11) malam.

Pelaku sementara diduga melakuan tindakan tersebut karena tidak mau bercerai dengan korban yang sudah dinikahinya selama lima tahun.

Penembakan terjadi di Klinik Az-Zahra Cawang Jaktim, Kamis, sekitar pukul 14.00 WIB. Aksi brutal itu dilakukan Helmi yang melepaskan enam kali tembakan ke bagian fatal istrinya Lety yang berujung kematian. Pelaku dan korban merupakan suami istri dan bekerja sebagai dokter di klinik tersebut.

Kapolres Jaktim, Kombes Pol Andry Wibowo, menerangkan, tersangka sebelumnya melepaskan enam kali tembakan ke korban dan selanjutnya langsung melarikan diri. Sebelum kejadian, keduanya sempat terlibat cekcok yang diakhiri dengan penembakan oleh pelaku.

"Sebelum kejadian keduanya terlibat ribut mulut. Kejadian itu di luar, lalu korban masuk ke ruangan klinik sambil minta tolong. Tidak lama terdengar suara letusan senjata," jelas Andry.

Kejadian tersebut diketahui oleh dua karyawan klinik dan juga sudah dimintai keterangan oleh polisi. Salah satu saksi yang mendengar letusan senjata api, Agung, mengatakan, pelaku sempat mengusir pasien klinik yang sudah menunggu di ruang pendaftaran.

"Pelaku sempat mengusir pengunjung klinik dengan todongan senjata," tuturnya.

Kini, polisi masih memeriksa tempat kejadian perkara dan meminta keterangan saksi lainnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya