Ini Alasan Dokter Menodongkan Pistol Mainan ke Pegawai RS

Arga Sumantri
20/10/2017 17:46
Ini Alasan Dokter Menodongkan Pistol Mainan ke Pegawai RS
(Ilustrasi--thinkstock)

POLISI hari ini memeriksa ALT, dokter yang menodongkan pistol mainan ke pegawai rumah sakit. ALT menjalani pemeriksaan di Mapolsek Duren Sawit sejak pagi tadi.

Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit, AKP Nevo Suharjendro, mengatakan, ALT diperiksa penyidik sejak pukul 10.00 WIB. Pemeriksaan sempat ditunda untuk melaksanakan ibadah salat Jumat.

"Ini masih berlangsung pemeriksaannya," kata Nevo saat dikonfirmasi, Jumat (20/10).

Nevo masih enggan merinci poin pemeriksaan. Sebab, proses interogasi masih berlangsung hingga sore ini. Yang jelas, kata Nevo, ALT nekat menodongkan pistol mainan ke pegawai rumah sakit lantaran kesal pasiennya berkurang.

"Ia menuduh korban memindahkan pasiennya, dialihkan ke dokter lain, dia kesal," ungkapnya.

Hasil pemeriksaan sementara, kata Nevo, ALT sering membawa pistol mainan itu. Namun, tidak ada yang tahu.

"Kebetulan kelihatan orang pas kejadian itu."

ALT diduga mengancam pegawai Rumah Sakit Yadika, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Dokter itu marah besar lantaran merasa pasiennya berkurang.

Buntut dari kemarahannya, ALT menodongkan pistol mainan ke kepala salah satu pegawai administrasi rumah sakit tersebut berinisial AS.

ALT resmi dilaporkan korban ke Mapolsek Duren Sawit dengan Laporan Polisi Nomor : 069/K/X/2017/Sek. Dsw, tanggal 14 Oktober 2017. Oknum dokter tersebut diduga melanggar Pasal 335 ayat (1) KUHP tentang Kemerdekaan Seseorang. (MTVN/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya