Pelajar Pelaku Pembacokan di Depok Dibawa Kabur Orangtuanya

Kisar Rajaguguk
08/10/2017 17:44
Pelajar Pelaku Pembacokan di Depok Dibawa Kabur Orangtuanya
(Ilustrasi)

PASANGAN suami istri meninggalkan rumah mereka di Jalan Durian, Kelurahan Kali Mulya, Kecamatan Cilodong, Depok, Jawa Barat. Mereka lari dari rumah lantaran anak mereka, Alfiki, 17, pelajar kelas 3 Sekolah Menengah Kejuruan Ganesha, Depok, membacok Ahmad Iqbal Apriansyah, 17, yang juga pelajar kelas 3 SMK Tunas Bangsa, Depok.

Kasubnit Reserse Kriminal Polsek Sukma Jaya, Iptu Suprihatin, mengatakan, peristiwa berawal saat SMK Tuna Bangsa bubaran, pada Sabtu (7/10) sore kemarin.

"Pelaku mencegat korban saat perjalanan pulang ke rumahnya di lingkungan Cipayung RT001 RW28, Kelurahan Abadi Jaya, Kecamatan Sukma Jaya," kata Suprihatin saat dimintai konfirmasi, Minggu (8/10).

Ia menduga kasus pembacokan terhadap Iqbal sudah direncanakan. Hal itu terlihat dari tersangka Alfiki yang telah menunggu korban sejak berada di dalam kelas. Setiba di lokasi kejadian, yakni di Jalan Merdeka, Kelurahan Abadi Jaya, pelaku membacok tangan korban.

"Melihat korban tak bergerak, pelaku pun melarikan diri," ujarnya.

Mendapat laporan adanya peristiwa pembacokan, polisi langsung memburu Alfiki untuk mengetahui motifnya. Namun, setiba di rumah pelaku di Jalan Durian, Kelurahan Kali Mulia, Kecamatan Tapos, Alfiki sudah tidak berada di tempat. Bahkan, Fice, ayah pelaku, serta ibunya turut menghilang.

"Saat didatangi di rumahnya, Alfiki dan kedua orangtuanya tidak di tempat. Keterangan tetangganya mereka bertiga kabur naik sepeda motor," papar Suprihatin.

Ia mengatakan, pihaknya akan terus memburu pelaku.

"Pelaku diperkirakan masih di sekitar Depok. Alfiki cepat atau lambat pasti tertangkap," tuturnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya