Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Aksi 299 Besok

Antara
28/9/2017 19:23
Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Aksi 299 Besok
(MI/Arya Manggala)

PETUGAS Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa arus kendaraan saat aksi damai unjuk rasa 299 yang menuntut penolakan Peraturan Pemerintah Pengganti Perundang-Undangan tentang Organisasi Masyarakat (Perppu Ormas) di depan Gedung DPR/MPR RI, Jumat (29/9) besok.

"Telah disiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) agar keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran tetap terjaga dan kinerja lalu lintas tetap maksimal," kata Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Budiyanto, di Jakarta, Kamis (28/9).

Budiyanto mengatakan, petugas akan mengimbau pengunjuk rasa agar tidak menutup jalan saat menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR/MPR.

Saat terjadi kemacetan lalu lintas, maka petugas akan mengalihkan kendaraan dari arah Cawang menuju Slipi dialihkan ke Jalan Gerbang Pemuda-Palmerah-Permata Hijau atau Slipi-Jalan S Parman.

Arus kendaraan dari Lapangan Tembak arah Slipi diluruskan ke Jembatan Layang Farmasi-Benhil-Penjernihan-Pejompongan-Slipi-Jalan S Parman.

Kendaraan dari arus keluar Pintu Tol Pulau Dua Senayan keluar Slipi dan kendaraan dari Tol Dalam Kota keluar Senayan keluar Semanggi, keluar Tol Polda Metro Jaya akan ditutup.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menggelar rapat koordinasi dengan TNI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta guna mengamankan aksi 299 menuntut Tolak Perppu Ormas dan keberadaan PKI pada Jumat (29/9) usai salat Jumat.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, menyebutkan, massa aksi 299 akan mengerahkan sekitar 15.000 orang yang dipusatkan di Gedung DPR.

Argo menambahkan, Polda Metro Jaya bersama pihak terkait akan mengerahkan sekitar 18.000 personel guna mengamankan aksi tersebut.

Ia mengimbau peserta aksi menjaga keamanan dan ketertiban umum saat menyampaikan pendapat di muka umum. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya