Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Kelurahan Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat meminta pemerintah agar tegas menindak keberadaan puluhan usaha laundry dan tekstil di wilayahnya. Sebab usaha tersebut menimbulkan pencemaran di saluran air yang ada di permukiman warga.
Di sepanjang saluran Jalan Yunus 3 RW 06, pencemaran limbah bekas cucian bahan jeans begitu nampak. Saluran air yang biasanya berwarna bening, berubah menjadi biru pekat. Bau tidak sedap pun tercium.
"Berubah warna enggak nentu, tadi pagi berubah kuning. Kemarin sore biru. Terkadang warna pink. Ini sudah tiga bulan tercemar," kata Sutopo, 41, warga RT 05/06 saat ditemui, Minggu (10/9).
Tepat di samping rumahnya dilintasi saluran dengan lebar satu meter. Air di saluran itu tampak keruh agak kemerah mudaan. Sutopo mengaku, akibat tercemarnya saluran berdampak pada air yang digunakan untuk mandi bau dan keruh.
"Itu air yang kami pakai buat mandi dan cuci piring jadi bau kimia gitu. Ini warga sudah pernah telusurin titik awal limbahnya di mana cuma enggak ketemu," jelasnya.
Di lingkungan tempat dia tinggal sedikitnya ada lima usaha laundry dan tekstil. Industri rumahan itu tepat berada di atas saluran air.
"Kami akan panggil semua pengusaha laundry dan tekstil di sini. Kami akan cari tau juga sumber limbahnya dari manan," kata Ketua RT 05/06, Mulyadi
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Isnawa Aji menegaskan akan menindak usaha laundry yang mencemarkan saluran di kawasan itu.
"Yang jelas itu sudah pencemaran. Kasus limbah laundry jeans itu dulu pernah ada lima tahun lalu. Kami akan tindak lanjuti," jelas Isnawa
Kepala Bidang Pengawasan dan Penataan Hukum Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Mudarisin mengatakan telah mengambil sampel limbah di kawasan tersebut. Dugaan sementera air di saluran itu tercemar limbah laundry jeans.
Pihaknya juga akan memberikan tindakan tegas ke usaha laundry dan tekstil yang membuang limbah industri ke saluran air.
"Jika itu industri besar kami akan koordinasikan (ke Pemkot Jakarta Barat) untuk ditutup izin usahanya. Kalau industri kecil atau home industri akan kami berikan teguran dan pembinaan untuk bisa mengelola limbah industri," tegasnya. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved