Djarot : Aneh, Anggaran RPTRA 2017 Dimatikan

LB. Ciputri Hutabarat
28/8/2017 11:40
Djarot : Aneh, Anggaran RPTRA 2017 Dimatikan
(Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat -- MTVN/Nur Azizah)

Anggaran Ruang Publik Terapadu Ramah Anak (RPTRA) dimatikan dalam Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) 2017. Alasannya, lantaran ada kesalahan nomenklatur.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat merasa aneh dengan alasan anggaran yang dimatikan tersebut.

"Saya kaget itu enggak bisa dieksekusi karena salah nomenklatur, kan aneh, kayak enggak pernah bebasin lahan saja sampai salah masukin nomenklatur," kata Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, hari ini.

Tadinya, setiap Wali Kota di DKI Jakarta mendapat jatah Rp50 miliar untuk pembebasan lahan di APBD 2017. Karena anggaran tersebut dimatikan, maka anggaran tersebut dikembalikan ke kas daerah.

Djarot mengaku tak tahu alasan pasti kenapa anggaran tersebut dimatikan. Namun, bisa jadi ada hubungannya dengan Tim Singkornisasi Anies-Sandi. "Atau karena ada koordinasi dengan misalnya tim sinkronisasi, saya enggak tahu," tegas Djarot.

Kendati sudah dimatikan di KUPA 2017, Djarot akan tetap membangun RPTRA yang sudah dianggarkan di APBD 2017. Rencananya ada 100 RPTRA yang menggunakan APBD dan 6 menggunakan dana Coorporate Social Responsibility (CSR).

"Tapi yang jelas dengan cara seperti ini, kita akan fokus betul untuk selesaikan PR RPTRA yang sudah dianggarkan di 2017. Kami sudah dapat kajian akademisnya," tutup Djarot. (MTVN/OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya