Jalur MRT Mulai Dipasangi Rel

Yanurisa Ananta
14/8/2017 09:22
Jalur MRT Mulai Dipasangi Rel
(ANTARA/Muhammad Adimaja)

PEMASANGAN rel untuk moda transportasi massal moda raya terpadu (MRT) Jakarta Lebak Bulus-Bundaran HI sudah mulai dilakukan. Pemasangan rel dilakukan di tiga area, yakni area depo, area jalan layang (elevated section), dan area terowongan (underground section). Targetnya, seluruh proses pemasangan rel itu se-lesai pada Maret 2018.

"Kita bagi pemasangan rel itu menjadi tiga bagian. Target untuk selesai semua trek pada Maret 2018," kata Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Silvia Halim, kemarin (Minggu, 13/8).

Saat ini pengerjaan pemasangan rel baru dilakukan di area Depo Lebak Bulus dengan persentase pengerjaan 10%-15%. Sementara itu, bagian jalan layang dan area terowongan masih ada dalam tahap persiapan dan pengiriman material rel.

Silvia menambahkan, setelah rel terpasang di semua trek, pihaknya akan mulai memasang overhead catenary system (OCS) yang menjadi bagian dari sistem suplai daya.

Progres pembangunan moda transportasi MRT Jakarta Fase I Lebak Bulus-Bundaran HI sepanjang 16 km per 31 Juli 2017 secara keseluruhan sudah mencapai 64,10% untuk jalur layang. Pengerjaan depo dan area Lebak Bulussudah 56,86%.

Pengerjaan jalur Fatmawati-Cipete Raya sudah 70,66%, sedangkan pengerjaan Haji Nawi-Blok A-Blok M-Sisingamangaraja sudah 68,19%.

Sementara itu, untuk area terowongan, pengerjaan pintu masuk dari jalur layang ke area terowongan di Patung Pemuda Membangun (di bundaran air mancur Senayan) hingga Istora Senayan sudah mencapai 83,6%, sedangkan Bendungan Hilir-Setiabudi mencapai 82,85% dan Dukuh Atas-Bundaran HI mencapai 94,32%.

Berdasarkan data MRT, area terowongan saat ini sedang berada dalam pengerjaan pembersihan dinding dan injeksi bocoran/lubang, termasuk pengecoran untuk akses pemadam kebakaran.

Sementara itu, dalam pembangunan Fase II (Bundaran HI-Kampung Bandan) sepanjang 8 km, hingga kini belum ada pembangunan fisik. Pemprov DKI Jakarta masih membahasnya dengan PT MRT.(Aya/J-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya