Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tangerang menambah jumlah siswa dalam setiap rombongan belajar (rombel) sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) Negeri untuk menambah daya tampung.
"Daya tampung SMP Negeri kami saat ini hanya 9.900 siswa, sangat kurang bila dibandingkan dengan jumlah siswa lulusan SD yang mencapai 32 ribuan," kata Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, di Tangerang, Senin (10/7).
Oleh karenanya, lanjut Wali Kota, pihak pemkot menambah jumlah siswa di tingkat SD dan SMP.
"Kalau SD sebelumnya 28 siswa setiap rombel menjadi 32 orang per rombel. Sedangkan SMP dari 32 menjadi 36 siswa per rombel," terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Abduh Surahman, menerangkan bila penambahan rombel ini mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan Nomor 3 Tahun 2017.
"Ini berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendidikan No 3 Tahun 2017 tertanggal 6 Juli 2017, yang kami terima tanggal 7 Juli 2017," katanya.
Sebagai informasi, berikut ini penambahan daya tampung SMP Negeri di Kota Tangerang, dimulai dari SMPN 1 Tangerang daya tampungnya dari 290 siswa menjadi 319 siswa, SMPN 2 dari 261 menjadi 284 orang, SMPN 3 dari 332 bertambah menjadi 350 orang.
Kemudian SMPN 4 dari 336 menjadi 359 siswa, SMPN 5 dari 335 menjadi 355 siswa, SMPN 6 dari 321 menjadi 348 siswa, SMPN 7 dari 324 menjadi 342 orang. SMPN 8 dari 230 menjadi 241, SMPN 9 dari 268 menjadi 285, SMPN 10 dari 331 menjadi 349, SMPN 11 dari 323 menjadi 342, SMPN 12 dari 249 menjadi 271, SMPN 13 dari 297 menjadi 313, SMPN 14 dari 342 menjadi 359.
Abduh juga menuturkan, proses pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Tangerang diperpanjang selama dua hari hingga 10 Juli 2017 mendatang. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan kebijakan baru yang dikeluarkan oleh Pemkot Tangerang terkait sistem skoring PPDB 2017 di Kota Tangerang.
Untuk itu, Abduh mengimbau kepada orangtua murid untuk segera mendaftarkan putra-putrinya kembali.
"Masih ada kesempatan, bagi mereka yang cabut berkaspun bisa melakukan pendaftaran kembali," katanya. (Ant/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved