Kapolda Metro Sebut 2.016 Preman Ditangkap selama Operasi

Deny Irwanto
21/6/2017 21:24
Kapolda Metro Sebut 2.016 Preman Ditangkap selama Operasi
(ANTARA FOTO/Reno Esnir)

KEPOLISIAN Daerah Metro Jaya beserta jajaran menangkap 2.016 orang yang diduga sebagai preman dalam Operasi Cipta Kondisi selama Ramadan 1438 Hijriah sejak 26 Mei hingga 21 Juni 2017.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan mengatakan, dari ribuan yang ditangkap, pihaknya hanya menahan ratusan orang yang terbukti melanggar hukum.

"Kami mengamankan 2.016 orang, tapi yang ditahan sebanyak 249 orang karena terdapat bukti-bukti yang cukup dilakukan penyidikan," kata Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (21/6).

Kapolda menjelaskan, para tersangka ditangkap lantaran mengganggu ketertiban masyarakat. Mereka juga kedapatan membawa senjata tajam, senjata api, dan benda-benda membahayakan lainnya.

"Kita tahu banyak kejadian di antaranya beberapa pemuda yang melakukan penganiayaan, serta kami melakukan operasi preman di beberapa tempat keramaian, seperti pasar, toko, kendaraan, kereta api dan bus," jelas Iriawan.

Dari operasi itu, polisi menyita barang bukti berupa 46 bilah senjata tajam berbagai jenis, 3 unit senjata api, 4 unit mobil tanpa surat-surat, 50 unit motor tanpa surat-surat, 2 unit sepeda, 28 ponsel, 4 unit hardisk, dan sejumlah perhiasan.

Polisi juga menyita narkoba berupa 4 linting ganja, 2 amplop isi ganja, 2 kg ganja, 60 lembar plastik klip hitam, 4 plastik bening kristal, 4 unit timbangan gram, 1 strip tramadol, 6 paket sabu, 36,4 gram sabu, 1 bungkus plastik sabu, 1,06 gran ganja, dan 356 butir ekstasi. (MTVN/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya