Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Diraja Malaysia pada Jumat (24/2) mengungkapkan laporan awal bahan kimia yang digunakan untuk meracun Kim Jong-nam berdasarkan analisa Jabatan Kimia Malaysia. Bahan yang digunakan ialah ethyl S-2-diisopropylaminoethyl methylphosphonotthiolate atau 'VX nerve agent'.
"VX dipercaya sebagai senjata kimia sesuai Chemical Weapons Convention Act Malaysia dan konvensi PBB Chemical Weapons Convention (CWC) 1997," ujar Kepala Polisi Negara, Inspektur Jendral Tan Sri Dato' Sri Khalid Bin Abu Bakar di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (24/2).
Khalid mengatakan hasil itu didapatkan setelah Pusat Analisis Senjata Kimia Jabatan Kimia Malaysia menjalankan analisa awal terhadap area di sekitar mata (dry swab eye mucosa) dan wajah (dray swab-face) kakak tiri pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un tersebut.
Kepolisian Malaysia menurut Khalid masih terus menyelidiki sumber VX yang disebut sebagai racun pembunuh yang tidak berbau, tidak berasa (hambar) dan sangat mematikan untuk saraf.
"Kami tengah menyelidiki bagaimana racun tersebut bisa masuk ke negeri ini. Racun ini ilegal, ini adalah senjata kimia," ujarnya.
Namun Khalid menambahkan jika VX dibawa dalam jumlah yang sedikit akan sulit bagi polisi untuk mendeteksi hal tersebut.
Pyongyang juga dilaporkan memiliki kapabilitas untuk memproduksi dan menggunakan racun saraf. Laporan dari Kelompok International Crisis pada 2009 menyebutkan negeri komunis itu memiliki 2.500 hingga 5.000 ton senjata kimia yang dapat digunakan sebagai senjata selain rudal balistik dan senjata lainnya.
Pusat Pengendalian dan Pusat Pencegahan Penyakit AS (CDC) menggambarkan racun itu paling ampuh dari semua racun saraf.
Dr Bruce Goldberger, seorang ahli toksikologi dari University of Florida, mengatakan gejala dari VX umumnya akan terjadi dalam hitungan detik atau menit dan bisa berlangsung berjam-jam dimulai dengan kebingungan, mungkin mengantuk, sakit kepala, mual, muntah, hidung meler dan mata berair. Sebelum mati, ada kemungkinan akan kejang-kejang, penurunan kesadaran dan kelumpuhan.
Racun ini juga pernah digunakan oleh cult Aum di Jepang pada 1994 untuk membunuh seorang pekerja dan dua orang lainnya di Osaka. ((Ant/AFP/AP/CNN/X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved