Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJATUHAN Kekaisaran Babilonia Baru ke tangan Kekaisaran Akhemeniyah (Persia) merupakan salah satu titik balik paling dramatis dalam sejarah peradaban manusia. Peristiwa ini bukan sekadar pergantian penguasa, melainkan pergeseran paradigma kepemimpinan di Timur Tengah Kuno.
Babilonia, yang dikenal dengan Tembok Besar dan Taman Gantungnya, harus tunduk pada strategi brilian Koresh Agung pada tahun 539 SM. Bagaimana kisah selanjutnya? Simak pemaparan berikut.
Konflik ini tidak terjadi secara mendadak, melainkan akumulasi dari faktor internal dan eksternal yang kompleks:
Baca juga: Sejarah Kerajaan Babilonia Masa Kejayaan, Dinasti, dan Keruntuhan
Perang ini mempertemukan dua kepribadian yang sangat kontras:
Baca juga: Sejarah Lengkap Kekhalifahan Islam dari Khulafaur Rasyidin hingga Utsmaniyah
Secara teknis, kampanye militer penentu terjadi pada tahun 539 SM. Meskipun ketegangan di perbatasan berlangsung selama beberapa tahun sebelumnya, keruntuhan total Babilonia terjadi dalam waktu yang sangat singkat, yakni hanya beberapa bulan sejak Pertempuran Opis hingga jatuhnya ibu kota.
Pemenang mutlak dari konflik ini ialah Kekaisaran Persia. Ada beberapa alasan Persia mampu menaklukkan kota yang dianggap mustahil ditembus tersebut:
| Faktor | Penjelasan |
|---|---|
| Strategi Teknik | Persia mengalihkan aliran Sungai Efrat ke kanal buatan, sehingga permukaan air turun dan tentara bisa berjalan masuk melalui gerbang sungai. |
| Perang Psikologis | Koresh memosisikan dirinya sebagai pembebas yang diutus oleh dewa Marduk untuk menyelamatkan Babilonia dari Nabonidus yang sesat. |
| Pengkhianatan Internal | Banyak faksi di dalam Babilonia, termasuk para pendeta, yang justru membuka pintu bagi tentara Persia. |
Baca juga: Sejarah Kerajaan Kutai Awal Berdiri, Masa Kejayaan, dan Peninggalan
Sejarah perang ini memberikan refleksi mendalam bagi kepemimpinan modern dan tata kelola negara:
Baca juga: Sejarah Perang Persia vs Romawi Konflik Terlama dalam Peradaban Manusia
1. Kapan perang Babilonia vs Persia terjadi? Puncaknya pada tahun 539 SM.
2. Siapa raja Persia yang menaklukkan Babilonia? Koresh Agung (Cyrus the Great).
3. Siapa raja terakhir Babilonia? Nabonidus (dengan putranya, Belshazzar, sebagai pemangku takhta).
4. Apa penyebab utama perang ini? Ambisi ekspansi Persia dan ketidakpuasan rakyat Babilonia terhadap raja mereka.
5. Berapa lama perang berlangsung? Kampanye utama terjadi dalam hitungan bulan pada tahun 539 SM, meski ketegangan sudah berlangsung bertahun-tahun.
6. Di mana pertempuran penentu terjadi? Di Opis, tepi Sungai Tigris.
7. Bagaimana cara Persia masuk ke kota Babilonia? Dengan mengalihkan aliran Sungai Efrat.
8. Apakah ada pertumpahan darah besar di dalam kota? Sejarah mencatat kota jatuh dengan relatif sedikit perlawanan setelah gerbang dibuka.
9. Apa dampak bagi bangsa Yahudi? Koresh Agung mengizinkan mereka kembali ke Yerusalem (Dekrit Koresh).
10. Apa mata uang yang digunakan saat itu? Sistem barter dan koin perak (Shekel) di Babilonia; Persia kemudian memperkenalkan Daric.
Baca juga: Sejarah Lengkap Kerajaan Romawi Awal Berdiri, Daftar Raja, dan Kejatuhan
Catatan Redaksi: Artikel ini disusun berdasarkan data sejarah umum mengenai periode Mesopotamia Kuno.
Daftar Raja Persia Terlengkap: Dari Kekaisaran Akhemeniyah hingga Republik Islam Iran
Telusuri sejarah berdirinya Kerajaan Persia di bawah kepemimpinan Cyrus Agung, sang penakluk yang membangun kekaisaran lintas benua pertama di dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved