Indonesia Dorong Agenda Pembangunan Pasca-2030 di Sidang Ke-82 UNESCAP

Basuki Eka Purnama
22/4/2026 14:55
Indonesia Dorong Agenda Pembangunan Pasca-2030 di Sidang Ke-82 UNESCAP
Dubes RI untuk Thailand & UNESCAP Hari Prabowo(MI/HO)

PEMERINTAH Indonesia menegaskan komitmennya dalam mengawal agenda pembangunan global yang inklusif pada Sidang Komisi ke-82 UNESCAP (United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific) yang berlangsung di Bangkok, Thailand. Delegasi Indonesia dipimpin langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Thailand sekaligus Wakil Tetap RI untuk UNESCAP, Hari Prabowo.

Dalam forum pengambilan keputusan tertinggi di lingkungan UNESCAP tersebut, Indonesia menyoroti urgensi bagi negara-negara di kawasan Asia-Pasifik untuk tidak hanya fokus pada pencapaian Agenda 2030 Sustainable Development Goals (SDGs), tetapi juga mulai merancang peta jalan pembangunan pasca-2030.

“Sudah saatnya kita memikirkan dan merumuskan keberlanjutan agenda pembangunan beyond 2030, agar tetap relevan, inklusif, dan mampu menjawab tantangan global yang terus berkembang,” ujar Dubes Hari Prabowo dalam pernyataan resminya.

Asia-Pasifik sebagai Kompas Global

Dubes Hari menekankan bahwa kawasan Asia-Pasifik memiliki posisi strategis sebagai motor pertumbuhan dunia. Dengan tingkat pembangunan yang beragam, kawasan ini dinilai perlu berperan sebagai 'kompas' yang memandu arah kebijakan pembangunan global di masa depan.

Indonesia juga menggarisbawahi prinsip "leaving no one behind" (tidak meninggalkan siapa pun) sebagai fondasi utama. Menurut delegasi RI, prinsip ini tidak boleh sekadar menjadi slogan atau komitmen di atas kertas, melainkan harus diimplementasikan dalam kebijakan nyata yang berdampak langsung pada seluruh lapisan masyarakat.

“Di tengah tantangan global saat ini, kita perlu memperkuat semangat solidarity across ages and across borders untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam proses pembangunan,” tambahnya.

Ringkasan Sidang Komisi ke-82 UNESCAP

Aspek Detail Informasi
Lokasi Sidang Bangkok, Thailand
Ketua Delegasi RI Hari Prabowo (Dubes RI untuk Thailand & UNESCAP)
Tema Utama Leaving no one behind: advancing a society for all ages in Asia and the Pacific
Fokus Utama RI Agenda Pembangunan Pasca-2030, Inklusivitas, dan Solidaritas Lintas Generasi

Kemitraan Lintas Generasi

Sesuai dengan tema sidang tahun ini yang menekankan pada masyarakat untuk segala usia, Indonesia mendorong penguatan kemitraan lintas generasi. Hal ini dianggap kunci untuk menghadapi tantangan demografi di kawasan, mulai dari pemberdayaan generasi muda hingga perlindungan bagi kelompok lanjut usia.

Partisipasi aktif Indonesia dalam Sidang Komisi ke-82 ini mencerminkan peran strategis Jakarta dalam memperkuat multilateralisme. Langkah ini diharapkan mampu mendorong kerja sama kawasan Asia-Pasifik yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan di masa depan. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya