Survei NBC: Peringkat Persetujuan Donald Trump Ambles ke Titik Terdalam

Wisnu Arto Subari
20/4/2026 08:14
Survei NBC: Peringkat Persetujuan Donald Trump Ambles ke Titik Terdalam
Donald Trump.(Al Jazeera)

DI tengah meningkatnya ketidakpuasan terhadap perekonomian dan perang melawan Iran, peringkat persetujuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk masa jabatan keduanya mencapai titik terendah baru dalam survei yang dapat menjadi peringatan signifikan bagi Partai Republik menjelang pemilihan paruh waktu.

Jajak pendapat NBC News Decision Desk, yang dirilis pada 19 April, menemukan bahwa 63% orang dewasa tidak menyetujui kinerja Trump sebagai presiden. Itu angka terendah yang pernah ia raih sejak menjabat kembali pada Januari 2025. Sebanyak 37% orang dewasa lain mengatakan mereka menyetujui Trump.

Jajak pendapat tersebut dilakukan pada 30 Maret hingga 13 April di antara sampel nasional yang terdiri dari 32.433 orang dewasa berusia 18 tahun ke atas. Margin kesalahan ± 1,8 poin persentase.

Penurunan persetujuan kinerja presiden sebagian besar disebabkan oleh memburuknya opini tentang keadaan ekonomi negara dan perkembangan perang gabungan Amerika Serikat melawan Iran, menurut media tersebut.

Jajak pendapat terbaru lain mengukur penurunan serupa yang dipimpin oleh pandangan negatif terhadap ekonomi dan perang yang sedang berlangsung yang memicu konflik yang meluas di Timur Tengah.

Dalam rata-rata jajak pendapat harian New York Times, peringkat persetujuan agregat presiden berada di angka 40% dengan mayoritas 56% angka ketidaksetujuan. Jajak pendapat terbaru menunjukkan sebagian besar warga Amerika tidak menyetujui perang Iran, sementara ketidakpuasan terhadap ekonomi dan keterjangkauan telah menghantui Trump selama beberapa bulan.

Seperti dalam beberapa jajak pendapat yang dilakukan selama setahun terakhir, ekonomi menempati peringkat sebagai isu nomor satu bagi para pemilih. Dua puluh sembilan persen mengatakan itu merupakan isu paling penting diikuti oleh 24% yang mengatakan itu ancaman terhadap demokrasi.

Kurang dari sepertiga, 32%, warga Amerika mengatakan dalam jajak pendapat terbaru bahwa mereka menyetujui penanganan inflasi dan biaya hidup oleh Trump. Sebanyak 68% lain mengatakan mereka tidak setuju. 

Mayoritas warga Amerika juga mengatakan dalam jajak pendapat tersebut, yaitu 52%, bahwa mereka sangat tidak setuju dengan penanganan Trump terhadap masalah itu. Ini merupakan peningkatan 7 poin dari terakhir kali NBC News Decision Desk mengajukan pertanyaan yang sama, pada Agustus 2025.

Mengenai perang Iran, dua pertiga warga Amerika tidak setuju dengan penanganan konflik oleh Trump, yaitu 67%. Hanya sepertiga, 33%, yang mengatakan mereka setuju. 

Lebih lanjut, 54% menyatakan mereka sangat tidak setuju. Hanya 19% yang mengatakan mereka sangat setuju dengan perang tersebut.

Survei tersebut juga menemukan titik terendah baru dalam hal arah negara. Sedikit lebih dari dua pertiga atau 67% responden mengatakan Amerika Serikat berada di jalur yang salah. Ini merupakan peningkatan dua poin dibandingkan saat lembaga survei mengajukan pertanyaan yang sama dalam survei terakhir mereka yang berakhir pada awal Februari. Sebanyak 33% lain atau sekitar sepertiga mengatakan negara ini berada di jalur yang benar. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya