Jaket Pelampung Penyintas Titanic Dilelang, Ditaksir Tembus Rp7,5 Miliar

Thalatie K Yani
17/4/2026 09:19
Jaket Pelampung Penyintas Titanic Dilelang, Ditaksir Tembus Rp7,5 Miliar
Sebuah jaket pelampung milik penyintas Titanic, Laura Mabel Francatelli, akan dilelang akhir pekan ini. Menjadi satu-satunya artefak penyintas yang pernah dijual.(Henry Aldridge and Son Ltd.)

SEBUAH artefak luar biasa dari tragedi kapal legendaris Titanic akan dilelang akhir pekan ini. Sebuah jaket pelampung yang pernah dikenakan oleh seorang penyintas dilaporkan akan naik ke meja lelang dalam sebuah kesempatan yang disebut sebagai peluang "sekali dalam satu generasi".

Jaket pelampung tersebut diperkirakan akan terjual dengan harga antara £250.000 (sekitar Rp5,3 miliar) hingga £350.000 (sekitar Rp7,5 miliar). Menurut rumah lelang asal Inggris, Henry Aldridge and Son, ini adalah satu-satunya jaket pelampung milik penyintas Titanic yang pernah ditawarkan dalam pelelangan umum.

Saksi Bisu Tragedi 114 Tahun Silam

Pakaian bersejarah ini dikenakan oleh Laura Mabel Francatelli, seorang penumpang kelas satu yang bekerja sebagai sekretaris desainer ternama Lucy Duff Gordon. Francatelli, bersama majikannya dan suami sang majikan, Cosmo Duff Gordon, berhasil selamat dari tragedi yang terjadi tepat 114 tahun lalu pada pekan ini.

Ketiganya merupakan bagian dari sekitar 700 orang yang selamat setelah berhasil menaiki sekoci nomor satu. Sebagaimana diketahui, Titanic yang kala itu dianggap "tidak bisa tenggelam" menabrak gunung es di Atlantik Utara pada 14 April 1912. Kapal tersebut tenggelam dalam waktu kurang dari tiga jam karena kekurangan sekoci untuk sekitar 2.220 orang di atas kapal.

Artefak Ikonik Penuh Cerita

Berdasarkan deskripsi resmi, rompi berwarna krem ini memiliki 12 kantong berisi gabus dengan penyangga bahu dan tali samping. Hal yang membuatnya semakin istimewa adalah adanya tanda tangan dari Francatelli serta penyintas lainnya yang berada di sekoci yang sama.

Andrew Aldridge, direktur pelaksana rumah lelang tersebut, menyebutkan jaket ini adalah salah satu barang paling ikonik yang pernah muncul dari kapal nahas tersebut.

"Meskipun Titanic tenggelam 114 tahun lalu, setiap pria, perempuan, dan anak-anak di dalamnya memiliki cerita untuk diceritakan. Pada dasarnya kita memiliki lebih dari 2.200 bab cerita, dan hari ini kami menyajikan kisah-kisah tersebut melalui barang-barang memorabilia ini," ujar Aldridge.

Estafet Sejarah Bagi Kolektor

Sebelum diputuskan untuk dilelang, jaket pelampung ini telah menjadi bagian dari berbagai pameran bergengsi, termasuk di Titanic Belfast, museum yang berlokasi di lokasi pembuatan kapal tersebut, serta di Museum Titanic terbesar di dunia di Pigeon Forge, Tennessee.

Aldridge menambahkan bahwa pemilik sebelumnya merasa ini adalah waktu yang tepat untuk "menyerahkan tongkat estafet kepada kolektor lain" agar sejarah berharga ini tetap terjaga. Pelelangan ini merupakan bagian dari lelang yang lebih luas untuk berbagai memorabilia Titanic dan White Star Line yang akan digelar akhir pekan ini. (CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya