Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAHAN Presiden Donald Trump dilaporkan sedang bernegosiasi dengan General Motors Co. (GM), Ford Motor Co. (F), dan produsen lain untuk memproduksi senjata dan perlengkapan militer di tengah perang di Iran dan Ukraina.
Pentagon mendekati CEO GM Mary Barra, serta CEO Ford Jim Farley, di antara para eksekutif puncak lain, tentang produksi perlengkapan militer dan senjata. Ini menurut laporan Wall Street Journal pada Rabu (15/4), mengutip sumber anonim yang mengetahui pembicaraan tersebut.
Pembicaraan awal juga dilakukan dengan GE Aerospace dan Oshkosh Corp (OSK), kata laporan itu, dengan diskusi dimulai sebelum perang dengan Iran.
Para pejabat pertahanan menggembar-gemborkan penguatan produksi senjata dan amunisi dalam negeri sebagai masalah keamanan nasional. Mereka juga meminta para produsen untuk mengidentifikasi hambatan terhadap produksi pertahanan.
Pembicaraan tersebut terjadi ketika para pejabat menjadi khawatir tentang kapasitas manufaktur senjata dalam negeri setelah AS dan Organisasi Pakta Atlantik Utara mulai memasok senjata ke Ukraina usai invasi Rusia pada 2022.
Produsen mobil yang memproduksi barang-barang pertahanan bukanlah konsep baru. Maklum, produsen mobil memproduksi peralatan militer selama Perang Dunia Kedua, termasuk pesawat terbang, mesin, dan truk besar.
Menariknya, Farley sebelumnya menyesalkan kurangnya teknisi terampil di Ford. Ia menyatakan bahwa kurangnya mekanik dapat menjadi masalah pertahanan diri jika tidak ditangani.
Menekankan pentingnya memperkuat produksi dengan pekerja terampil, CEO Ford mengatakan bahwa Google milik Alphabet Inc tidak akan mampu membuat tank dan pesawat terbang, "Jika kita pernah terlibat dalam perang."
CEO tersebut, di masa lalu, mengatakan bahwa lebih dari 6.000 ruang kerja di dealer Ford di seluruh AS kosong karena kurangnya pekerja terampil.
Anggaran fiskal 2027 yang diusulkan Trump akan meningkatkan pengeluaran pertahanan lebih dari 44%, sekaligus memperkenalkan pemotongan pada program diskresioner nonpertahanan sebesar 10%.
Anggaran tersebut menguraikan pengeluaran sebesar US$1,5 triliun untuk pertahanan. Angkanya naik dari US$1 triliun tahun ini.
Permintaan tersebut dikritik keras oleh para anggota parlemen, termasuk Menteri Transportasi era Presiden Joe Biden, Pete Buttigieg. Mereka mengatakan bahwa pemerintahan memprioritaskan perang daripada kesejahteraan domestik. (Benzinga/I-2)
Red Bull Ford Powertrains langsung dinilai sebagai paket mesin terkuat jelang era regulasi 2026 setelah data uji coba pramusim di Bahrain menunjukkan keunggulan performa.
Regional Director RMA Indonesia, Roelof Lamberts, menyampaikan bahwa pembukaan Dealer Ford PIK 2 merupakan bagian dari strategi jangka panjang Ford melalui RMA Indonesia.
Empat Unit Kendaraan Operasional Diserahkan kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Guna Percepatan Bantuan di Wilayah Terdampak Bencana.
Ford menghadirkan jajaran kendaraan andalannya lengkap dengan berbagai penawaran eksklusif yang hanya tersedia selama pameran berlangsung.
Ford memperkirakan sekitar 10% kendaraan yang ditarik kemungkinan mengalami masalah yang menyebabkan pompa bahan bakar bertekanan rendah rusak dan mengakibatkan mesin mati saat berkendara.
Brasil sedang bersiap melakukan revolusi kendaraan hibrida. Produsen mobil global berlomba menggelontorkan miliaran dolar AS untuk pengembangan kendaraan ramah lingkungan.
Andretti, yang dipimpin juara dunia 1978 Mario dan putranya, mantan pembalap McLaren Michael, mengajukan diri untuk menjadi tim ke-11 di Formula 1 untuk musim 2025 atau 2026.
Untuk mengurangi biaya dalam pengembangan dan produksi, perusahaan telah melakukan berbagai pendekatan di antaranya adalah pengurangan penggunaan jumlah logam mulia yang signifikan.
General Motors (GM) akan memberikan insentif sebesar US$7.500 atau setara dengan Rp1,1 miliar untuk kendaraan listrik yang saat ini sudah tidak mendapat kredit pajak dari pemerintah setempat.
GM mengatakan mereka telah mendaftarkan diri ke FIA sebagai pemasok mesin untuk mendukung tim Andretti yang berencana berlaga di Formula 1.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved