Iran Klaim Pemulihan 80 Persen Kapasitas Kilang Minyak dalam Dua Bulan

 Gana Buana
12/4/2026 20:56
Iran Klaim Pemulihan 80 Persen Kapasitas Kilang Minyak dalam Dua Bulan
Iran berencana pulihkan 70-80% kapasitas kilang minyak dalam dua bulan.(AFP)

IRAN mengungkapkan bahwa pihaknya berupaya memulihkan 70% hingga 80% kapasitas kilang minyak yang rusak akibat serangan Amerika Serikat dan Israel dalam waktu satu hingga dua bulan mendatang. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Perminyakan, Mohammad Sadeq Azimifar, pada Minggu (12/4).

"Sebagian besar infrastruktur pengolahan dan distribusi minyak yang rusak akan dipulihkan hingga 70%-80% dalam waktu singkat, dan dalam jangka menengah hingga panjang, kami optimistis kapasitas akan kembali normal seperti sebelum agresi militer AS-Israel," jelas Azimifar.

Serangan terhadap fasilitas energi vital Iran dimulai pada 28 Februari 2026, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara yang menargetkan berbagai titik strategis di Iran, termasuk Teheran, yang menyebabkan kerusakan parah serta korban jiwa.

Menanggapi agresi ini, Iran membalas dengan serangan ke wilayah Israel dan target-target militer Amerika Serikat di Timur Tengah sebagai bentuk aksi pembelaan diri.

Pada 7 April, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kesepakatan gencatan senjata dua pekan, yang berusaha meredakan ketegangan pasca-konflik. Namun, Iran tetap berkomitmen untuk memulihkan sepenuhnya kapasitas kilangnya meski tantangan besar tetap ada. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya