Raja Charles III Akhirnya Rilis Pesan Paskah 2026 usai Tuai Kritik Tajam

Wisnu Arto Subari
07/4/2026 09:32
Raja Charles III Akhirnya Rilis Pesan Paskah 2026 usai Tuai Kritik Tajam
Raja Charles III.(Al Jazeera)

RAJA Inggris Charles III mengeluarkan pesan Hari Paskah, meskipun terlambat. Ini setelah ia dituduh oleh sebagian umat Kristen bahwa ia lebih peduli pada Muslim dan Islam.

Raja Charles III sebelumnya mengeluarkan ucapan selamat Ramadan dan Idul Fitri kepada umat Muslim di Inggris dan di seluruh dunia.

"Semoga semua umat Muslim di Inggris, Persemakmuran, dan di seluruh dunia mendapatkan Ramadan yang diberkati dan damai," demikian bunyi ucapan selamat Ramadan dari Raja.

Pada Maret, ketika umat Muslim di seluruh dunia merayakan Idul Fitri, menandai berakhirnya puasa selama sebulan, Istana Buckingham juga menerbitkan unggahan yang berbunyi, "Selamat Idul Fitri kepada umat Muslim yang merayakan di Inggris dan di seluruh dunia."

Namun, sebagian umat Kristen merasa kecewa setelah Istana Buckingham mengatakan bahwa Raja tidak akan mengeluarkan ucapan selamat Hari Paskah yang dirayakan pada Minggu, 5 April 2026.

Keluarga Kerajaan Inggris Menghadapi Kemarahan

Pengumuman tersebut menuai kritik dari pengguna media social. Beberapa pendeta Kristen Inggris mengkritik penolakan awal keluarga Kerajaan untuk melakukan hal yang sama bagi komunitas agama terbesar di negara itu.

Mantan pendeta mendiang Ratu Elizabeth II, Gavin Ashenden, mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa keheningan Raja memberi kesan kepada rakyatnya bahwa raja lebih bersimpati kepada Islam.

Ia menambahkan bahwa hal ini sangat mengecewakan pada saat, "Kekristenan di seluruh Barat, tetapi khususnya di negara ini, dan Anglikanisme di atas segalanya, mulai mengalami kemerosotan."

Uskup Ceirion H. Dewar juga menulis pada media sosial X bahwa keheningan keluarga Kerajaan pada Paskah membuahkan kekecewaan yang besar.

Pada Minggu, Raja Charles III, yang juga Gubernur Tertinggi Gereja Inggris, akhirnya mengeluarkan pesan singkat untuk mengucapkan, "Selamat Hari Minggu Paskah yang penuh sukacita kepada umat Kristen yang merayakan di Inggris, Persemakmuran, dan di seluruh dunia."

Apa itu Hari Paskah?

Hari Paskah, atau Minggu Paskah, adalah perayaan Kristen utama yang memperingati kebangkitan Yesus Kristus dari kematian. Ini digambarkan dalam Perjanjian Baru terjadi tiga hari setelah penyaliban-Nya.

Di sisi lain, gereja Ortodoks Timur mungkin merayakan hari itu pada tanggal yang berbeda karena penggunaan kalender Julian. Senin Paskah untuk gereja Timur jatuh pada 13 April.

Al-Quran juga menjelaskan secara rinci kisah hidup Yesus Kristus atau Nabi Isa (AS). Al-Quran menolak penyaliban Yesus Kristus. Al-Quran mengatakan, "Nabi Isa (AS) tidak dibunuh atau disalibkan melainkan hal itu dibuat tampak demikian bagi mereka dan dia diangkat ke surga oleh Allah."

Umat Islam juga percaya bahwa Nabi Isa (AS) akan kembali ke dunia pada akhir zaman untuk menegakkan keadilan, mengalahkan Dajjal (Mesias Palsu), dan menjalani hidupnya. (Ummid/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya