Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PASOKAN bahan bakar Australia terlihat cukup baik dalam jangka pendek, tetapi akan menjadi lebih sulit dalam beberapa bulan mendatang, demikian disampaikan Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese pada Jumat (27/3).
Dalam konferensi pers di Gedung Parlemen di Canberra terkait krisis bahan bakar yang semakin memburuk di negara itu, Albanese mengatakan pemerintah "bekerja tanpa henti" untuk "menyusun rencana sekuat mungkin", serta bersiap dan mempersiapkan lebih dari yang diperlukan guna menghadapi kemungkinan yang akan terjadi.
Albanese menyebutkan keterlibatan "positif" dia dengan Malaysia, pemasok minyak penting bagi Australia, serta dengan kawasan ASEAN yang lebih luas. Menteri Perubahan Iklim dan Energi Chris Bowen mengatakan bahwa pasokan bensin, solar, dan minyak di negara itu tetap sama.
"Pemerintah selalu mengakui bahwa terdapat kelangkaan nyata dan tidak dapat diterima di wilayah regional Australia karena permintaan meningkat begitu tinggi, dan dibutuhkan waktu untuk membangun pasokan domestik yang kuat itu," ujar Bowen.
Albanese juga akan mengadakan rapat kabinet nasional pada Senin (30/3) untuk membahas krisis bahan bakar.
Sebelumnya pada hari yang sama, Pemimpin Oposisi Angus Taylor meminta pemerintah untuk sementara waktu memangkas separuh pajak bahan bakar selama tiga bulan.
Pemerintah pada Rabu (25/3) mengakui bahwa sekitar 470 stasiun pengisian bahan bakar di seluruh Australia telah kehabisan setidaknya satu jenis bahan bakar. (Ant/P-3)
Komisi Eropa juga merekomendasikan pemberian subsidi transportasi umum dan pengurangan PPN pada pompa kalor, boiler, dan panel surya, katanya.
Bahlil Lahadalia menyampaikan, Indonesia telah melewati masa kritis bahan bakar minyak atau BBM terkait dinamika global yang sempat memicu gejolak pada sektor energi
Ia menambahkan jika sumber energi dan jalur pasokan penting di Timur Tengah tetap terbatas dalam jangka panjang, konsekuensinya akan parah.
Kebijakan yang realistis berdasarkan mitigasi yang tepat diperlukan untuk meminimalisir kekhawatiran masyarakat, terkait potensi dampak krisis energi yang terjadi.
Ia juga mendorong penggunaan transportasi umum, berbagi tumpangan, serta praktik berkendara yang efisien.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved