Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KESEPAKATAN gencatan senjata di Suriah yang diinisiasi Rusia dan Turki mendapat dukungan penuh dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB). Tapi laporan dari zona perang mengatakan kesepakatan sebagai upaya mengakhiri perang selama hampir enam tahun di Suriah itu dibayangi risiko.
Lewat pemungutan suara yang hasilnya disetujui Sabtu (31/12) malam, ke-15 anggota DK PBB dengan bulat mendukung gencatan senjata yang diprakarsai Moskow dan Ankara. Kesepakatan itu juga sebagai pembuka jalan bagi perundingan damai Suriah di Kazakhstan akhir Januari.
Resolusi DK PBB itu mengamanatkan pengiriman bantuan kemanusiaan yang cepat, aman, dan tanpa hambatan ke seluruh penjuru Suriah.
"PBB menyambut baik dan mendukung upaya Rusia dan Turki untuk mengakhiri konflik di Suriah dan pembuka jalan bagi solusi politik. Pembicaraan damai di Astana, Kazakhstan, merupakan langkah penting,” kata DK PBB dalam sebuah pernyataan.
Rusia, yang mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad, menengahi gencatan senjata dengan Turki awal pekan Desember dengan harapan membuka jalan bagi perundingan perdamaian di ibu kota Kazakhstan, Astana, di akhir Februari.
Washington absen dari proses atu upaya baru untuk mengakhiri konflik Suriah tetapi menyebut gencatan senjata itu positif.
Namun sejumlah laporan dari zona perang mengatakan gencatan senjata yang efektif memasuki hari kedua pada Sabtu (31/12) berada dalam risiko karena masih terjadi serangan di beberapa bagian Suriah.
Kelompok pemberontak mengatakan serangan udara berulang kali oleh tentara rezim Suriah dan sekutu Rusia bisa mencederai gencatan senjata. Organisasi nonpemerintah pemantau konflik mengatakan pesawat-pesawat tempur menyerang sejumlah desa dan kota yang dikuasai pemberontak di barat laut Damaskus, di Lembah Barada yang strategis.
Syrian Observatory for Human Rights, kelompok pemantau yang berbasis di Inggris, mengatakan tidak memiliki laporan tentang korban di Barada, tetapi mengonfirmasi bahwa kawasan telah diserang beberapa kali sejak Jumat (30/12), dengan 10 serangan udara selama Sabtu (31/12) pagi saja.
Militer Suriah membantah pihaknya yang melancarkan serangan udara tersebut. (AFP/Al Jazeera/Hym)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved