Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI Jerman menembak mati seorang pengungsi asal Irak di tempat penampungan pengungsi di distrik Berlin, Jerman. Pria berusia 29 tahun itu terpaksa ditembak mati karena diketahui menyerang sesama pengungsi asal Pakistan yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap putrinya berusia 8 tahun.
Kejadian bermula saat kepolisian Jerman mendatangi kamp pengungsi dan mengamankan pengungsi Pakistan tersebut setelah diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Namun saat dibawa polisi dengan tangan diborgol, ayah dari korban menyerang dengan menusukkan pisau ke arah pelaku.
"Sambil berteriak-teriak dia melakukan penyerangan. Terpaksa polisi menembak," kata seorang saksi mata.
Setelah dihujani beberapa kali tembakan, ayah anak itu langsung dilarikan ke rumah sakit tetapi tidak dapat tertolong lagi. Sedangkan pelaku yang diserang mengalami luka-luka. Sementara itu, si anak yang menjadi korban pelecehan dan ibunya langsung berada di bawah bimbingan psikolgi pihak kepolisian.
Atas peristiwa penembakan itu, kepolisian langsung melakukan penyelidikan internal. Menurut sumber internal, sanksi yang bisa dijatuhkan kepada polisi penembak ialah pemecatan. Kutukan dan kecaman juga datang dari rekan-rekan sejawat kepolisian atas tindakan berlebihan petugas polisi tersebut.
"Para petugas harus mencegah tindakan main hakim sendiri dan tindakan penembakan diambil saat situasi benar-benar mengancam keselamatan," kata Kepala Serikat Kepolisian Berlin Bodo Pfalzgraf.
Dia menegaskan agar tidak terjadi hal-hal serupa, polisi mestinya dilengkapi dengan senjata bius listrik. "Polisi tentu saja tidak melakukan pembunuhan seperti ini jika pemerintah memberikan mereka sarana operasional lainnya".
Tahun lalu, Jerman menerima satu juta pencari suaka. setengah dari mereka adalah korban perang Suriah, Irak dan Afghanistan. (AFP/X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved