Jelang Debat Perdana, Clinton-Trump Kejar-Kejaran

Heryadi
26/9/2016 22:10
Jelang Debat Perdana, Clinton-Trump Kejar-Kejaran
(AP)

POPULARITAS dua kandidat presiden Amerika Serikat Hillary Clinton dari Partai Demokrat dan Donald Trump dari Partai Republik berkejaran menjelang debat perdana yang akan disiarkan langsung televisi selama 90 menit pada Senin (26/9) malam atau Selasa (27/9) pagi WIB. Debat itu diperkirakan bakal ditonton puluhan juta warga AS.

Clinton, 68, memasuki debat dengan sederet jabatan mengkilap sebagai mantan menteri luar negeri dan senator yang selama hampir 40 tahun melayani masyarakat dengan baik.

Lawannya, Trump, 70, terkenal sebagai miliuner dan bintang acara TV. Dia sangat percaya diri, tidak terprediksi, lebih nyaman menjadi pusat perhatian ketimbang isu-isu.

Sebanyak 90 juta orang diperkirakan akan menonton saat kedua kandidat saling berhadapan di Universitas Hofstra, New York, enam minggu sebelum pemilihan presiden 8 November nanti.

Debat digelar satu hari setelah jajak pendapat Washington Post-ABC News menunjukkan keunggulan tipis Clinton atas Trump pada bulan lalu telah menguap.

Hasil jajak terbaru menunjukkan dia dan Trump sama-sama memperoleh 41% suara, kandidat Partai Liberal, Gary Jhonson 7%, dan kandidat Partai Hijau, Jill Stein 2%. Dalam kontes dua arah bahkan, Trump dan Clinton bahkan mendapat 46% suara di antara pemilih terdaftar. Jajak lainnya juga menunjukkan persaingan ketat.

Jajak lainnya oleh CNN/ORC, kemarin, menunjukkan Clinton dan Trump hanya terpaut dua poin di dua negara bagian yang harus mereka perebutkan, Pennsylvania dan Colorado.

Banyak analis mengatakan debat biasanya tidak menjamin akan memenangkan kandidat dalam pemilihan presiden, akan tetapi bisa membuat seorang kandidat terpuruk. Kesalahan satu kalimat atau keseleo lidah saja bisa berdampak serius.

"Saya pikir ini akan tetap ketat hingga akhir. Kita harus bersiap setiap hari. Debat menjadi jalan yang baik untuk melakukannya," kata Clinton. (AFP/AP/Ire/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya