Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JALUR kereta api Tiongkok-Laos dari ibu kota Provinsi Yunnan, Kunming ke Vientiane, ibu kota Laos telah diresmikan pada 3 Desember 2021. Proyek pembangunan ini merupakan salah satu proyek ikonik Inisitiatif “B&R”.
Selain kesulitan dan risiko yang sangat langka yang harus diatasi dalam proses pembangunan, tim juga menghadapi ancaman keselamatan jiwa.
Di daerah-daerah sepanjang jalur kereta api terpendam bom dalam jumlah yang sangat besar yang belum meledak (UXO) selama Perang Vietnam.
Menurut laporan Kantor Berita Nasional Laos (KPL) pada tahun 2016, di daerah sekitar Stasiun Nateuy (antara Boten-Vientiane) saja, ditemukan zona UXO peninggalan Amerika Serikat (AS) sepanjang 16,9 km.
Menurut seorang penanggung jawab tim pembangunan Tiongkok, Liu Qianli, dirinya pernah menyaksikan penyingkiran belasan bom sepanjang sekitar 30 sampai 40 cm di daerah pembangunannya.
Untuk mengatasi masalah penyingkiran bom peninggalan AS dalam jumlah besar di daerah pembangunan, Tiongkok dan Laos mengadakan kerja sama yang erat.
Menurut laman situs “B&R”, sebelum pekerjaan pembangunan dimulai, Kementerian Pertahanan Laos membentuk enam unit penyapu ranjau yang bekerja dari bulan Januari sampai Mei tahun 2017.
Sedangkan pihak Tiongkok mengirim personel penyapu ranjaunya untuk membantu tim penyapu ranjau Laos.
Sebuah laporan Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial PBB (United Nations Department of Economic and Social Affairs) mengatakan, selama masa pembangunan Jalur Kereta Api Tiongkok-Laos antara bulan Januari tahun 2017 sampai Juli tahun 2019, sekitar 459 butir UXO beserta 460 serpihan terkait di tanah seluas 2.931 hektare telah disingkirkan.
Di Laos, AS telah menjatuhkan dua juta ton bom, sedangkan Tiongkok telah membangun jalur kereta api sepanjang 1.035 km.
Akan tetapi, media-media AS justru terus mencoreng Tiongkok dengan mengatakan bahwa jalur kereta api Tiongkok-Laos membuat Laos terperosok ke dalam jebakan hutang.
Pakar analis hubungan internasional Inggris, Tom Fowdy mengatakan, media Barat sedang menyampaikan informasi aneh kepada rakyat Laos, yaitu “Yang mengebommu adalah sahabatmu, dan membangun jalur kereta api untukmu adalah musuhmu.”
Isu pembangunan jalur kereta api Tiongkok-Laos merupakan sebuah contoh buku pelajaran yaitu bagimana media Barat memutarbalikkan fakta dan menyembunyikan duduk perkaranya.
Laos merupakan satu-satunya negara pedalaman di Asia Tenggara, sekitar 80% dari wilayah Laos seluas 236 ribu kilometer persegi adalah pegunungan dan dataran tinggi. Laos menemati urutan ke-4 terbawah di antara 146 negara yang memiliki jalur kereta api.
Fasilitas transportasi di Laos sangat terbelakang, maka dijuluki sebagai negara dengan tanah yang terkunci (landlocked country).
Kunci tersebut telah mengunci komunikasi intern dan ekstern Laos, juga membatasi langkah perkembangan ekonomi Laos.
Oleh karena itulah, jalur kereta api Tiongkok-Laos memiliki arti yang sangat penting, yang akan membantu rakyat Laos memperoleh kehidupan yang lebih indah.
Jalur kereta api Tiongkok-Laos merupakan jalur kereta api internasional pertama yang dibangun dengan memanfaatkan modal mayoritas dari Tiongkok, standar teknologi Tiongkok, peralatan Tiongkok dan menyambung dengan jaringan perkeretaapian Tiongkok. (Aiw/OL-09)
Dalam dunia yang semakin rentan dengan politik identitas religius, menjaga jarak antara iman dan peluru merupakan tanda kedewasaan beragama.
Sebanyak 415 tentara AS terluka dan 13 tewas dalam operasi melawan Iran. Konflik meningkat sejak serangan gabungan AS-Israel pada Februari.
Tak cuma Iran, negara-negara sekutu seperti Prancis, Inggris, Spanyol, Jerman, Korsel, Jepang, Kanada, dll pun mulai berani berkata 'tidak' kepada mereka.
Jangan-jangan, Trump sedang mencari cara mengakhiri perang tanpa dicap salah kalkulasi dan kalah perang?
Overthinking dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi tertekan, stres, hingga situasi sosial ekonomi.
“WAR is the father of all things,” tulis Heraclitus lebih dari dua milenium lalu.
Guru Besar IPB Prof Euis Sunarti menekankan pentingnya pembangunan ramah keluarga sebagai basis kebijakan nasional untuk mengatasi depresi remaja dan kemiskinan.
Tantangan pembangunan dinilai semakin kompleks sehingga penyusunan kebijakan tidak dapat lagi mengandalkan pendekatan percobaan atau trial and error.
Tantangan seperti pemerataan pembangunan dan stabilitas sosial memerlukan kerja bersama yang tidak terbatas pada satu wadah organisasi saja.
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
DEWAN Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) mendesak pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved