PEMIMPIN AL-Qaeda di wilayah Libia, Mokhtar Belmokhtar, dikabarkan tewas dalam sebuah serangan udara yang dilakukan pasukan Amerika Serikat (AS), Senin (15/6).
Menurut laporan resmi dari pemerintah Libia, serangan tersebut menargetkan sebuah tempat di selatan Kota Ajdabiya, Libia. Tempat tersebut dipercaya sebagai area Belmokhtar mengadakan pertemuan dengan para pemimpin dari kelompok ekstremis lainnya.
"Pemerintah Libia mengonfirmasi pesawat tempur AS telah melakukan serangan udara tadi malam yang menewaskan teroris Belmokhtar dan sekelompok teroris di timur Libia," demikian pernyataan yang dikeluarkan pemerintah negara di wilayah utara Afrika tersebut.
Pemerintah Libia menyebut serangan tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan konsultasi dengan AS. Walaupun Libia telah mengumumkan hal tersebut, pihak Kementerian Pertahanan AS masih belum mengeluarkan pernyataan mengenai tewasnya Belmokhtar.
"Saya hanya bisa mengonfirmasi target penyerangan operasi di Libia semalam adalah Mokhtar Belmokhtar," kata juru bicara Pentagon Kolonel Steve Warren. Pemerintah AS ingin benar-benar memastikan apakah mereka benar-benar telah menewaskan Belmokhtar atau tidak. AS masih menunggu konfirmasi resmi dari sumber-sumber mereka yang berada di lapangan. "Serangan itu dilakukan pesawat AS. Kami terus menilai operasi yang kami lakukan dan akan memberikan rincian lebih lanjut dalam waktu dekat," sambungnya.
Hal tersebut dilakukan AS karena sebelumnya pria yang dijuluki Mr Marlboro karena kasus penyelundupan rokok itu juga pernah dinyatakan tewas oleh pemerintah Chad dalam pertempuran di Mali pada 2013. Namun, ternyata kabar tersebut tidak benar. Kabar kematiann Belmokhtar kali ini merupakan yang keempat dalam beberapa tahun terakhir. Target utama Warren mengatakan Belmokhtar ialah salah satu taget utama AS dalam operasi mereka di kawasan Afrika dan Timur Tengah. Belmokhtar, lanjut Warren, ialah salah satu tokoh senior dan terpandang Al-Qaeda di Afrika.
"Belmokhtar memiliki sejarah panjang kegiatan teroris terkemuka sebagai anggota Al-Qaeda di Maghreb Islam (AQIM). Dia ialah pemimpin operasional Al-Qaeda yang terkait dengan organisasi Al Murabitoun di laut Afrika dan dia sangat setia terhadap Al-Qaeda," ungkap Warren.
Perdana Menteri Libia Abdullah Al-Thani menyuarakan dukungannya terhadap serangan AS tersebut. Ia mengatakan itu adalah bagian dari bantuan internasional yang telah lama dicari dalam memerangi terorisme.
Belmokhtar merupakan mantan figur senior dalam struktur kepemimpinan kelompok Al-Qaeda di kawasan Islam Maghribi (AQIM). Namun, pria kelahiran Aljazair itu meninggalkan AQIM dan membentuk kelompok sendiri yang bernama Mourabitoun.
Dia diyakini terlibat dalam beberapa serangan terhadap pemerintah di kawasan Arab Maghribi dan Gurun Sahara, termasuk penyanderaan turis dan petugas PBB. Namanya menjadi sangat terkenal setelah ia melakukan serangan ke kilang gas In Amenas di Aljazair pada 2013 silam. Serangan tersebut menyebabkan sedikitnya 40 orang tewas. (AFP/I-2)