Tentara Korea Utara Membelot dengan Seberangi DMZ

Deri Dahuri/I-2
16/6/2015 00:00
Tentara Korea Utara Membelot dengan Seberangi DMZ
(AP/AHN YOUNG-JOON)
SEORANG tentara muda Korea Utara (Korut) membelot dengan berjalan memasuki wilayah Korea Selatan (Korsel), kemarin. Pembelotan dengan melintasi gerbang perbatasan itu merupakan kejadian yang langka.

Tentara berusia 19 tahun itu mengaku membelot karena kerap dipukuli.

Tentara Korut itu menyerahkan diri ke tentara penjaga perbatasan sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Dia melintasi gerbang perbatasan di Hwacheon yang berada di timur laut Kota Seoul, Korsel.

"Kami telah mengonfirmasikan keinginan dia untuk membelot setelah dia mencapai pos penjagaan kami," jelas Kementerian Pertahanan Korsel kepada AFP. Tentara remaja Korut itu menjelaskan kepada para penyelidik bahwa dia memutuskan membelot karena kecewa. "Karena dia kerap dipukuli di kamp militernya saat mengisahkan keluhannya tentang kenyataan di negaranya," imbuh juru bicara Kementerian Pertahanan Korut. Pembelotan itu muncul di tengah hubungan yang memanas antara personel penjaga perbatasan Korut dan Korsel.

Selama ini, tentara perbatasan dari dua Korea itu saling mengawasi di zona demiliterisasi (DMZ) yang memiliki lebar 4 km dan panjang 248 km.

Kantor berita Yonhap melaporkan pembelotan itu tidak memicu konflik.

Tentara pembelot asal Korut itu berpangkat pratu. Pangkat tersebut merupakan yang terendah di antara jajaran militer Korut.

Pembelotan tersebut bukanlah yang pertama kali. Ratusan tentara Korut telah melarikan diri dari tempat tugas mereka dan membelot ke Korsel setiap tahunnya. Namun, pembelotan kali ini jarang terjadi karena tentara Korut membelot dengan melintasi daerah perbatasan yang dikelilingi pagar kawat dan dijaga puluhan ribu tentara Korsel.

Kendati daerah perbatasan diberi nama DMZ, zona itu memisahkan dua Korea. DMZ itu menjadi gerbang militer yang dijaga ketat dengan menara pengawas serta dipasangi ranjau darat.

Sebagian besar tentara Korut melarikan diri disebabkan tekanan dan kemiskinan. Namun, untuk menuju Korsel, mereka biasa melintasi perbatasan Tiongkok. Tidak pernah ada sebelumnya tentara Korut yang membelot dengan langsung melintasi DMZ.

Pada 2012, seorang tentara Korut tanpa diketahui melintasi perbatasan yang dipagar kawat listrik dan diawasi banyak kamera. Atas insiden tersebut, pihak militer Korsel langsung memecat tiga tentaranya yang bertugas di daerah perbatasan kedua Korea tersebut.

Pada Agustus tahun lalu, dua tentara Korut berenang melalui Sungai Kuning yang berada di daerah perbatasan. Dengan berenang, mereka sampai ke pulau yang berada di garis depan daerah perbatasan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya