PEMERINTAH Pakistan menutup kantor lembaga bantuan anak, Save the Children, di Kota Islamabad, Kamis (11/6). Pemerintah Pakistan menilai lembaga itu terlibat dalam aksi 'melawan negara' (Pakistan).
Kementerian Dalam Negeri Pakistan menilai lembaga tersebut terlibat dalam gerakan anti-Pakistan. "Kami telah menutup kantor Save the Children di bawah instruksi pemerintah," kata seorang pejabat senior pemerintah Pakistan, Kamran Cheema.
Para ekspatriat yang menjadi staf Save the Children akan dipulangkan ke negara masing-masing dalam waktu 15 hari. Juru bicara Save the Children menyebut bahwa kantornya yang berbasis di Islamabad tidak mempekerjakan ekspatriat.
"Kami bekerja sama dengan kementerian di seluruh Pakistan dan bertujuan memperkuat layanan publik dalam bidang kesehatan, gizi, pendidikan, dan kesejahteraan anak," kata juru bicara Save the Children.
Pada 2012, Save the Children juga dilarang beroperasi. Intelijen Pakistan melaporkan ada keterkaitan lembaga itu dengan Shakeel Afridi yang menjadi agen CIA untuk memberikan vaksinasi palsu ketika mencari pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden. (AFP/Aya/I-3)