PESAWAT Malaysia Airlines (MAS) dengan nomor penerbangan MH148, kemarin, mendarat darurat di Bandara Melbourne, Australia. Pendaratan darurat tersebut dilakukan setelah sistem pada mesin memberikan sinyal kebakaran.
Pesawat yang membawa 300 penumpang dan awak pesawat itu lepas landas menuju Kuala Lumpur, Malaysia, dari Melbourne pada pukul 02.16 waktu setempat atau sekitar pukul 12.00 WIB.
"Alarm kondisi darurat berbunyi di kabin. Pesawat kehabisan bahan bakar dan kembali mendarat. Pendaratan berlangsung dengan aman," kata juru bicara Airservices Australia.
Berdasarkan pemeriksaan Biro Keamanan Transportasi Australia (ATSB), pemeriksaan awal tidak menunjukkan bukti fisik adanya api. Padahal, pemadam kebakaran Melbourne sempat dihubungi untuk menuju bandara pukul 02.00 waktu setempat.
Brigade Pemadam Kebakaran Metropolitan Melbourne mengonfirmasi para petugasnya telah diminta bergerak menuju bandara sekitar pukul 02.22. Akan tetapi, setelah itu, tidak permintaan selanjutnya.
Insiden tersebut menambah panjang daftar kecelakaan Malaysia Airlines setelah sebelumnya pada Maret 2014, pesawat MH370 tidak terdeteksi di sekitar Samudra Hindia.
Di tengah dua kali insiden kecelakaan, pihak MAS tengah berjuang untuk tetap beroperasi dan bersaing dengan penerbangan lain. Bahkan sebelumnya, manajemen MAS telah merumahkan ribuan pegawainya. (AFP/Aya/I-3)