Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI Thailand bentrok dengan ratusan demonstran yang menentang larangan berkumpul di pusat kota Bangkok, Thailand.
Bentrok terjadi saat para demonstran berusaha berbaris di kediaman Perdana Menteri (PM) Jenderal Prayuth Chan-O-Cha dalam aksi menuntut pengunduran Prayuth karena gagal mengatasi krisis virus korona di negara itu.
Polisi menembakkan gas air mata dan peluru karet dari jalan raya yang ditinggikan sebagai tanggapan terhadap demonstran yang mencoba menurunkan kontainer yang digunakan sebagai penghalang jalan dalam aksi unjuk rasa hari ketiga pekan ini.
Aktivis dari kelompok Thalufah yang dipimpin pemuda telah berjanji untuk memprotes secara damai. Namun polisi tetap membubarkan unjuk rasa dengan melepaskan gas air mata dan peluru karet terhada para demonstran.
"Prayuth, keluar!" teriak para pengunjuk rasa saat mereka memulai pawai dari Monumen Kemenangan Bangkok pada Jumat (13/8) sore hari.
Para demonstran menyalahkan Jenderal Prayuth yang dinilai keliru dan gagal dalam mengatasi pandemi Covid-19. Bahkan pada Jumat (13/8), kasus Covid-19 di Thailand kembali mengalami lonjakan.
"Pengelolaan Covid-19 yang gagal oleh pemerintah telah menyebabkan warga mati. Hari ini kami di sini untuk menyingkirkan Prayuth," kata aktivis Songpon "Yajai" Sonthirak di awal aksi.
Dengan alasan peratusan protokol kesehatan, aparat keamanan memperingatkan segala bentuk demonstrasi yang turun ke jalan. Bahkan aparat keaman telah melakukan penangkapan dan tercatat 300 kasus pelanggaran peraturan penanganan Covid-19.
"Tujuan polisi adalah untuk menjaga perdamaian," kata kepala polisi Bangkok Pakapong Pongpetra kepada wartawan.
"Mereka yang bergabung dalam protes berisiko terinfeksi dan juga melanggar undang-undang lain," imbuhnya.
Gerakan protes yang dipimpin pemuda Thailand, yang mendapat dukungan luas telah berlangsung selama berbulan-bulan sebagaiaman terjadi tahun lalu.
Unjuk rasa kembali muncul seiring dengan kegagal PM Prayuth Chan-O-Cha dalam mengatasi pandemi Covid-19.
Untuk mereadam aksi unjuk rasa, sejumlah ketua unjuk rasa telah ditangkap dan siap diadili dengan tuduhan melakukan penghasutan, kerusuhan, dan pelanggaran aturan. (Aiw/Straitstimes/OL-09)
BNI memberikan klarifikasi terkait aksi demonstrasi di Pematang Siantar. Bank menegaskan isu tersebut berkaitan dengan koperasi yang bukan bagian dari BNI.
Aksi tersebut digelar oleh BEM UI sebagai bentuk solidaritas terhadap aktivis Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air keras.
Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan 1.031 personel gabungan untuk mengamankan aksi BEM UI terkait gugatan UU TNI dan solidaritas Andrie Yunus.
Gerakan No Kings ramai di Amerika Serikat lewat aksi demonstrasi besar. Sebenarnya apa itu No Kings dan apa tujuan di balik gerakan ini?
Robert De Niro ikut aksi “No Kings” di New York, bagian dari protes nasional terhadap kebijakan Trump terkait Iran dan imigrasi yang dinilai kontroversial.
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Selain itu, agenda demutualisasi bursa juga diharapkan dapat dipercepat dan ditargetkan pada kuartal I 2026.
Bank Indonesia (BI) secara resmi mengonfirmasi pengunduran diri Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung.
Hanya menjabat beberapa bulan, sekutu dekat Donald Trump, Dan Bongino, resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari FBI.
PM Nepal resmi mengundurkan diri usai 22 orang tewas dalam aksi protes di negara itu. Berikut sejumlah fakta terkait aksi demonstrasi.
PM Nepal KP Sharma Oil resmi mengundurkan diri setelah gelombang protes besar-besaran.
Presiden Prabowo Subianto menerima dan memaklumi pengunduran diri Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved