Koin Kekalahan Napoleon Diproduksi

AFP/Bas/I-1
10/6/2015 00:00
Koin Kekalahan Napoleon Diproduksi
(AFP/EMMANUEL DUNAND)
BELGIA, Senin (8/6) waktu setempat, memulai produksi koin senilai 2,5 euro untuk memperingati 200 tahun kekalahan Napoleon Bonaparte (1769-1821) dalam Perang Waterloo.

Padahal, sebelum itu, Belgia terpaksa menghancurkan sekitar 180 ribu koin senilai 2 euro yang telah diproduksi dengan gambar yang sama karena diprotes pemerintah Prancis.

Paris memang memprotes pembuatan koin yang memperingati kekalahan sang kaisar Prancis dari pasukan gabungan Inggris dan Prusia. Menurut Prancis, koin itu akan menciptakan ketegangan di Eropa.

Pada 18 Juni 1815, Napoleon dipaksa mengasingkan diri setelah ambisinya menguasai Eropa padam di tangan pasukan Duke Wellington di Waterloo yang lokasinya kini berada di luar Kota Brussels, Belgia.

Namun, Belgia berhasil menghindar dari protes Prancis kali ini dengan menggunakan aturan yang menyebut negara-negara zona euro diperbolehkan memproduksi koin tanpa persetujuan negara lain jika nilainya janggal. Belgia pun memilih denominasi 2,5 euro.

Menteri Keuangan Belgia Johan Van Overtveld menyatakan koin senilai 2,5 euro yang akan diproduksi sebanyak 70 ribu keping itu tidak dimaksudkan menyinggung bangsa Prancis. "Tujuannya bukan untuk membangkitkan permusuhan lama. Namun, tidak ada pertempuran lain dalam sejarah yang memiliki nilai sepenting Waterloo," ujar Van Overtveld.

Koin 2,5 euro itu akan bisa digunakan untuk berbelanja di Belgia. Namun, koin diperkirakan bakal disimpan para kolektor. Koin itu dijual dalam kantong plastik khusus seharga 6 euro. Selain itu, ribuan koin perak senilai 10 euro dan dijual seharga 40 euro juga akan dirilis.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya