Snowden Raih Penghargaan

AFP/Drd/I-2
04/6/2015 00:00
Snowden Raih Penghargaan
(AFP/TOBIAS SCHWARZ)
MANTAN kontraktor Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (National Security Agency/NSA) Edward Snowden, kemarin, dianugerahi penghargaan kemerdekaan berekspresi dari Norwegia.

Dia mendapat undangan untuk menerima penghargaan itu secara langsung.

Lembaga Norwegian Academy of Literature and Freedom of Expression mengatakan buron berusia 31 tahun dari AS itu mendapat Penghargaan Bjornson.

Nama Bjornson diambil dari nama peraih Nobel Sastra asal Norwegia Bjornstjerne Bjornson.

Karya Bjornson dikenal dengan pandangan mengenai perlindungan privasi serta kritik terhadap pemerintah 'Negeri Paman Sam' yang menyadap warga mereka.

Kini Snowden, mantan analis dari NSA, mengasingkan diri di Rusia sejak 2013 setelah mengungkap program mata-mata yang dilakukan AS dan negara-negara sekutunya.

Pemerintah AS mengecap Snowden sebagai pengkhianat karena membongkar secara besar-besaran program spionase NSA.

Pihak Norwegian Academy of Literature and Freedom of Expression telah memohon jaminan kepada pemerintah Norwegia agar Snowden tidak diekstradisi ke AS apabila hadir untuk menerima hadiah uang sebesar 100 ribu kroner atau setara dengan Rp167 juta secara langsung pada 5 September mendatang.

Kementerian Hukum Norwegia mengatakan hal itu sangat tergantung otoritas imigrasi. Pihak imigrasi akan mempertimbangkan permohonan tersebut.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Marie Harf mengatakan pihaknya tidak mau berspekulasi apakah AS akan meminta ekstradisi Snowden atau tidak.

"Kami akan menasihati semua pemerintah bahwa hanya satu tempat yang dia (Snowden) harus kunjungi dan itu adalah ke AS untuk bertanggung jawab atas aksinya," jelas Harf.

Laporan pemberian penghargaan terhadap Snowden kali ini muncul bersamaan dengan Senat AS yang mengesahkan undang-undang yang membatasi kewenangan NSA, tempat kerja Snowden.

Sebelumnya, Snowden mendapat Right Livelihood Award dari Swedia pada 2014.

Namun, dia memutuskan untuk menerima penghargaan tersebut melalui jaringan video dan tidak mau meninggalkan tempat pengasingannya di Rusia.

Selain mendapat dua penghargaan, Snowden pernah masuk nominasi sebagai peraih Hadiah Nobel Perdamaian dua kali berturut-turut.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya