Sekolah di Nepal Mulai Dibuka

MI
01/6/2015 00:00
Sekolah di Nepal Mulai Dibuka
Gempa Nepal(AFP)

RIBUAN siswa di Nepal kembali bersekolah kemarin. Sebelum itu, sekolah-sekolah ditutup akibat gempa yang menewaskan lebih dari 8.600 orang. "Saya cemas anak-anak kembali bersekolah, tapi guru memastikan di sini sudah aman," kata Mina Shrestha, orangtua murid di Sekolah Madan Smarak, Kathmandu.

Seorang siswa, Muskan Bajracharya, 9, pun mengaku senang. "Kami sudah lama libur di rumah jadi saya senang bisa bermain lagi bersama teman-teman di sekolah," kata dia. Di sekolah itu, siswa belajar di ruang-ruang darurat dari bambu di lapangan.

"Suasana belajarnya tidak formal. Guru-guru dilatih untuk membantu murid supaya dapat mengatasi trauma gempa dan beradaptasi lagi di sekolah," kata kepala sekolah, Govinda Poudel. Di Nepal, hari libur sekolah ialah Sabtu.

Gempa berkekuatan 7,8 pada skala Richter melanda Nepal pada Sabtu (25/4) saat, untungnya, sekolah libur menyambut semester baru. Meski begitu, 8.000 gedung sekolah rusak akibat gempa dan 90% di antaranya luluh lantak. Sekolah-sekolah sedianya dibuka lagi pada 17 Mei lalu, tapi diundur karena gempa susulan berkekuatan 7,4 SR terjadi pada 12 Mei. Kemarin pun belum semua sekolah dibuka. "Lapangan sekolah penuh reruntuhan gedung dan kami tidak punya lagi ruang terbuka," kata Lila Nanda Upadhyay, Kepala Sekolah Internasional Rupak Memorial, Kathmandu.

Direktur Jenderal Kementerian Pendidikan Nepal, Dilli Ram Rimal, menyatakan, "Kami paham belum semua sekolah bisa dibuka lagi hari ini. Namun, pendidikan ialah hal penting dalam pemulihan akibat bencana. Kita perlu memulai proses itu.(AFP/I-1 )



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya