Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DEMONSTRAN prodemokrasi Thailand memanjang sebuah monumen di Bangkok, Sabtu (14/11) malam, untuk memasang sebuah spanduk raksasa bertuliskan slogan antipemerintah.
Selama berbulan-bulan, aksi demonstrasi yang dimotori mahasiswa, digelar di Thailand, Mereka menuntut perubahan konstitusi, perubahan cara keluarga kerajaan beroperasi, dan bagi Perdana Menteri Prayut Chan-O-Cha mengundurkan diri.
Ribuan orang hadir di demonstrasi bertema karnaval yang diberi judul Mob Fest di Monumen Demokrasi, perempatan utama di Bangkok.
Baca juga: Loyalis Trump Gelar Unjuk Rasa di Washington
Pada sore hari, mahasiswa dan demonstran lainnya menuliskan pesan di sebuah kain putih.
"Kalian telah mencuri masa depan saya," bunyi salah satu pesan.
"Demokrasi akan menang," bunyi pesan lainnya.
Desainer grafis asal Bangkok, Pearl, 25, menonton saat sekelompok demonstran menggunakan tangga memanjat monumen setinggi 3 meter.
"Ini adalah simbol dari kebebasan berbicara," ujarnya.
Para demonstran menyanyikan versi Thailand dari lagu Do You Hear the People Sing dari drama Les Miserables. Mereka juga mengangkat tiga jari, referensi perlawanan dari film The Hunger Games.
Sebelumnya, para demonstran membalikkan badan dan mengangkat tiga jari ketika rombongan raja melintas. (AFP/OL-1)
BNI memberikan klarifikasi terkait aksi demonstrasi di Pematang Siantar. Bank menegaskan isu tersebut berkaitan dengan koperasi yang bukan bagian dari BNI.
Aksi tersebut digelar oleh BEM UI sebagai bentuk solidaritas terhadap aktivis Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air keras.
Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan 1.031 personel gabungan untuk mengamankan aksi BEM UI terkait gugatan UU TNI dan solidaritas Andrie Yunus.
Gerakan No Kings ramai di Amerika Serikat lewat aksi demonstrasi besar. Sebenarnya apa itu No Kings dan apa tujuan di balik gerakan ini?
Robert De Niro ikut aksi “No Kings” di New York, bagian dari protes nasional terhadap kebijakan Trump terkait Iran dan imigrasi yang dinilai kontroversial.
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved