ROKET milik Rusia dilaporkan mengalami kegagalan peluncuran beberapa menit setelah peluncurannya dekat Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan.
Insiden tersebut memang tidak memakan korban jiwa, tetapi justru menghancurkan satelit milik Kementerian Komunikasi dan Transportasi Meksiko yang dibuat Boeing seharga US$1,6 miliar.
Roket bernama Proton tersebut diluncurkan pada pukul 11.47 waktu setempat dan tiba-tiba berhenti lalu menukik ke daratan delapan menit kemudian.
Melalui International Launch Services (ILS), pembuat roket yang juga menangani peluncuran tersebut, yaitu Khrunichev State Research and Production Space Center mengatakan, pada tahap ketiga peluncuran roket tersebut pihaknya mendapatkan adanya masalah yang mengakibatkan roket tersebut gagal diluncurkan.
Penyelidikan pun sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab kegagalan peluncuran roket tersebut.
Kegagalan peluncuran roket kali ini merupakan kegagalan kedua dari Khrunichev State Research and Production Space Center setelah setahun yang lalu mereka juga gagal dalam meluncurkan roket Proton-M ke luar angkasa. (ABE/H-5)