AKSI bom bunuh diri menewaskan tiga orang yang terdiri dari dua warga
sipil dan seorang tentara asing di dekat Bandar Udara Kabul,
Afghanistan, kemarin.
Selain tiga korban tewas, Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengatakan terdapat 21 warga sipil lainnya yang mengalami luka.
Pemerintah
setempat meyakini serangan tersebut menargetkan pasukan asing yang
sedang berkonvoi di wilayah tersebut. Pelaku bom bunuh diri juga
diyakini membawa bahan peledak di mobil yang dikendarai di jalan yang
menghubungkan bandara dengan markas Pakta Pertahanan Atlantik Utara
(NATO).
Pelaku kemudian menabrakkan mobilnya ke konvoi kendaraan
pasukan asing hingga menimbulkan ledakan. Aziz Basam, petugas senior
dari Misi Polisi Uni Eropa di Afghanistan (EUPOL), mengatakan satu
tentara asing yang tewas ialah anggota EUPOL.
Dalam sebuah
pernyataan yang diperoleh Al-Jazeera, kelompok ekstremis Taliban mengaku
bertanggung jawab atas ledakan itu. Taliban telah melancarkan gelombang
serangan di seluruh Afghanistan setelah sebagian besar pasukan asing
menarik diri sejak tahun lalu.
Sebelumnya, Taliban juga mengklaim
bertanggung jawab atas serangan terhadap wisma Kabul pekan lalu yang
meneÂwaskan 14 orang, termasuk sembilan warga negara asing.
(AFP/Pra/I-3)