Castro Berterima Kasih kepada Paus

MI/AFP/Wey/I-2
12/5/2015 00:00
Castro Berterima Kasih kepada Paus
(AFP)
SETELAH bertemu dengan Paus Fransiskus di Vatikan, Minggu (10/5), Presiden Kuba Raul Castro mengaku 'amat tersentuh oleh kerendahan hati dan kebijakan pemimpin umat Katolik sedunia itu. "Saya membaca semua pidato Paus dan jika Paus terus berpidato dengan cara itu, saya akan mulai berdoa lagi dan kembali ke gereja Katolik. Ini sungguhan," kata Castro. Dalam pertemuan itu, menurut Federico Lombardi, juru bicara Vatikan, Castro berterima kasih kepada Paus atas perannya dalam memediasi pemulihan hubungan Kuba dan Amerika Serikat (AS).

Paus pertama asal Amerika Selatan itu memang berperan dalam sejumlah negosiasi rahasia kedua negara yang akhirnya, pada Desember 2014, mengumumkan kesepakatan memulihkan hubungan diplomatik setelah bersitegang selama lebih dari 50 tahun. Perbincangan Castro dan Paus dilaporkan dilakukan dalam bahasa Spanyol dan disebut penuh kehangatan. Keduanya pun bertukar cendera mata. Castro menghadiahi Paus sebuah lukisan karya seniman Kuba, Kcho, yang diinspirasi kondisi penderitaan para imigran ilegal yang terdampar di lautan.

Isu imigran gelap itu memang diketahui selalu menjadi perhatian Paus Fransiskus. Sebaliknya, Paus menghadiahi Castro sebentuk medali Santo Martin de Tours, yakni santo asal Prancis yang dihormati karena memberikan jubahnya kepada seorang pengemis dan dikenal lewat ajakannya supaya selalu membantu kaum miskin. Bulan lalu, Vatikan mengumumkan bahwa Paus Fransiskus akan mengadakan kunjungan ke Kuba pada September mendatang.

Itu berarti Paus Fransiskus menjadi paus ketiga yang mengunjungi Kuba setelah Yohanes Paulus II pada 1998 dan Benediktus XVI pada 2012. Pada 1998 itu, Paus Fransiskus yang saat itu merupakan uskup pendamping di Buenos Aires pun mendampingi Paus Yohanes Paulus II dalam kunjungan pertama Paus ke Kuba. Kala itu, Paus Yohanes Paulus II juga menyerukan, "Biarkan Kuba membuka dirinya kepada dunia dan biarkan dunia membuka diri kepada Kuba."



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya