Keluarga Ingin Jenazah Listyawati Segera Dipulangkan

MI/AT/Pra/Ant/I-3
10/5/2015 00:00
Keluarga Ingin Jenazah Listyawati Segera Dipulangkan
(AFP)
KELUARGA almarhumah Hery Listyawati, istri Duta Besar Indonesia untuk Pakistan, yang meninggal dunia dalam musibah kecelakaan helikopter di Gilgit-Baltisan, Pakistan, berharap agar jenazah dapat segera dipulangkan ke Yogyakarta. "Kami berharap agar jenazah dapat segera dipulangkan ke Yogyakarta untuk dimakamkan," kata adik korban, Sigit Heru Setiabudi, di rumah duka Jalan Haji Agus Salim No 57, Kauman, Kota Yogyakarta, kemarin. Sigit mengatakan dirinya mengetahui kabar duka pertama kali melalui pemberitaan media online, Jumat (8/4). "Kemudian kami juga mendapat kabar kepastian dari Kedubes Palestina untuk Indonesia yang mengabarkan bahwa kakak kami turut menjadi korban dalam musibah jatuhnya helikopter di Gilgit, Pakistan.

Setelah itu kami mendapat kabar langsung dari Kedubes Indonesia di Pakistan." Sigit menjelaskan sebelumnya almarhumah sempat berpesan kepada dirinya agar membantu mengurus administrasi per kuliahan anak almarhumah yang baru akan memulai kuliah tahun ini. "Kabar terbaru yang kami terima, saat ini jenazah almarhumah telah dievakuasi ke Islamabad. Kami hanya berharap jenazah dapat segera dipulangkan ke Yogyakarta," katanya. Salah satu anak korban, Pitra Amrulloh, mengatakan pertama kali mendapat kabar duka tersebut dari saudaranya yang mengabarkan tentang musibah tersebut.

Suasana duka juga terlihat dari wajah dua anak korban dan ibu mertua almarhumah. Mereka mengaku masih belum percaya korban yang menjadi staf pengajar di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) meninggal dalam kecelakaan itu. Almarhumah Hery Listyawati ialah dosen Hukum Agraria Fakultas Hukum UGM yang menjadi salah satu korban meninggal dalam kecelakaan helikopter militer Pakistan. Pihak UGM juga mengucapkan terima kasih atas pengabdian Hery Listyawati selama ini.

"Rektor dan seluruh sivitas akademik UGM berduka cita yang mendalam atas meninggalnya Ibu Hery Listyawati, SH LLM, istri Dubes RI untuk Pakistan," terang Rektor UGM, Prof Dwikorita Karnawati. Dari Pakistan sebagaimana dilaporkan Al-Jazeera, tujuh korban helikopter telah tiba di sebuah markas militer di dekat Kota Islamabad, Pakistan, kemarin. Televisi milik pemerintah Pakistan, kemarin, menayangkan gambar para pejabat dan  Panglima militer Pakistan Jenderal Raheel Sharif memberi hormat empat kendaraan saat membawa jenazah, termasuk jenazah almarhumah Hery Listyawati.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya