Ratusan Orang Ditahan Pascaaksi Anti-Putin di Moskow

Basuki Eka Purnama
16/7/2020 06:23
Ratusan Orang Ditahan Pascaaksi Anti-Putin di Moskow
Polisi menahan demonstran yang melakukan aksi mereka di Moskow, Rusia.(AFP/Dimitar DILKOFF)

KEPOLISIAN Rusia menahan lebih dari 140 orang, termasuk seorang pejabat Kota Moskow, setelah kelompok penentang Kremlin menggelar aksi demonstrasi, Rabu (15/7).

OVD-Info, lembaga yang mendata penahanan politik di Rusia, mengataka sebanyak 142 orang ditahan pada Rabu (15/7) sore.

Yulia Galyamina, seorang pejabat kota Moskow yang memimpin kampanye menentang perubahan Undang-Undang oleh Putin, termasuk yang ditahan bersama putrinya.

Baca juga: Beijing Panggil Dubes AS Terkait Masalah Hong Kong

Perubahan konstitusi yang dilakukan Putin membuat sang presiden bisa berkuasa selama 16 tahun lagi.

Pada Rabu (15/7) pagi, Galyamina dan rekan-rekannya berkumpul di Lapangan Pushkin, Moskow, meski hujan tengah turun untuk mengumpulkan tanda tangan agar bisa menggugat perubahan konstitusi itu ke pengadilan.

"Kami akan melakukan gugatan class action," ujar Andrei Pivovarov, seorang aktivis yang ikut mengumpulkan tanda tangan itu.

"Kami mengumpulkan tanda tangan dari berbagai penjuru negeri," lanjutnya. (AFP/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya