Pasar Grosir Pertanian Beijing Tutup Sementara

Antara
13/6/2020 23:34
Pasar Grosir Pertanian Beijing Tutup Sementara
Masyarakat mengenakan masker saat menunggu bus di Tuen Mun, Hong Kong menuju Shenzhen, Tiongkok, Kamis (6/2/2020).(AFP)

PIHAK berwenang di Beijing untuk sementara waktu menutup pasar grosir pertanian utama setelah ada peningkatan infeksi Covid-19 yang ditularkan secara lokal di ibu kota Tiongkok itu selama dua hari terakhir.

Pasar grosir Xinfadi ditutup pukul 03.00 waktu setempat pada Sabtu (13/6) setelah dua pria, yang bekerja di sebuah pusat penelitian daging dan baru-baru ini mengunjungi pasar itu, dilaporkan terinfeksi Covid-19.

Belum ada keterangan yang menjelaskan bagaimana kedua pria tersebut dapat terinfeksi Covid-19.

Kekhawatiran terhadap gelombang kedua Covid-19 meningkat, bahkan di negara-negara yang tampaknya sudah menghentikan penyebaran penyakit virus korona jenis baru tersebut.  

Pihak berwenang Beijing sebelumnya menghentikan perdagangan daging sapi dan kambing di pasar Xinfadi, di samping menutup pasar grosir lainnya di sekitar kota.

Pemerintah kota juga mengatakan telah membatalkan rencana untuk membuka kembali sekolah pada Senin bagi para siswa kelas satu hingga tiga karena kasus baru.

Otoritas kesehatan mengunjungi rumah seorang reporter Reuters di Distrik Dongcheng, Beijing, pada Sabtu untuk menanyakan apakah dia telah mengunjungi pasar Xinfadi, yang berjarak 15 km (9 mil) jauhnya. Mereka mengatakan kunjungan itu adalah bagian dari patroli yang dilakukan Dongcheng.

Tiongkok melaporkan 11 kasus Covid-19 baru dan tujuh kasus tanpa gejala pada Jumat (12/6), ujar otoritas kesehatan nasional pada Sabtu. Selain itu, keenam kasus yang ditransmisikan secara lokal dikonfirmasi di Beijing. (OL-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Retno Hemawati
Berita Lainnya