Jalur Gaza Gembira Masjid dan PAUD Kembali Dibuka

Antara
03/6/2020 23:39
Jalur Gaza Gembira Masjid dan PAUD Kembali Dibuka
Ilustrasi Jalur Gaza(AFP PHOTO / ABBAS MOMANI )

MASJID-masjid kembali dibuka bagi para jamaah dan anak-anak kembali ke bangku pendidikan anak usia dini (PAUD)  pada Rabu (3/6) setelah  pelonggaran pembatasan Covid-19 di Jalur Gaza.

Wilayah kantong yang dijalankan oleh Hamas tersebut, yang perbatasannya dikontrol ketat oleh Israel dan Mesir, mencatat 61 kasus Covid-19 terkonfirmasi. Semua kasus dalam fasilitas karantina. Sementara itu, terdapat satu kematian selama krisis kesehatan. Seperti diketahui bahwa 2 juta warga Palestina tinggal di Gaza.

Dalam sepekan terakhir otoritas Muslim di wilayah tersebut memperbolehkan salat Jumat di masjid, setelah dua bulan ditutup.

Masjid-masjid kini kembali dibuka untuk para jamaah. Abdel-Hadi Al-Agha, direktur Kementerian Urusan Agama dan Wakaf pimpinan Hamas, mengaku dirinya telah menginstruksikan ketua masjid agar menerapkan khotbah dan doa secara singkat sebagai langkah kehati-hatian demi  kesehatan.

Ahmed Al-Safadi, seorang imam Kota Gaza, mengatakan ratusan orang menjalankan shalat subuh di masjid tempatnya. "Kegembiraan masyarakat untuk kembali ke rumah Allah merupakan berkah yang luar biasa," katanya.

Otoritas Gaza juga memerintahkan agar sekolah pendidikan dini kembali dibuka. Sistem edukasi di Gaza dan Tepi Barat ditutup pada Maret guna membantu menekan penyebaran virus korona.

Tahun ajaran untuk SD dan SMP di Gaza dan Tepi Barat secara resmi telah berakhir, dengan pengecualian ujian akhir dimulai pada Sabtu untuk murid SMA. (OL-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Retno Hemawati
Berita Lainnya