Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK Taliban, Minggu (24/5), mengumumkan gencatan senjata selama tiga hari untuk memperingati Idul Fitri. Langkah itu mengejutkan mengingat selama bulan Ramadan, kelompok itu melancarkan kampanye berdarah melawan pemerintah Afghanistan.
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menyambut tawaran kelompok pemberontak itu dan memerintahkan pasukannya untuk menaati gencatan senjata itu.
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid, dalam keterangan resmi di akun media sosial kelompok itu, mengatakan, "Pemimpin Taliban memerintahkan kepada seluruh mujahidin untuk mengambil langkah khusus dengan tidak melancarkan serangan terhadap musuh di mana pun."
Baca juga: 97 Tewas dan Dua Selamat dari Kecelakaan Pesawat Pakistan
Pernyataan yang menyatakan penghentian kekerasan selama tiga hari peringatan Idul Fitri memerintahkan para pejuang Taliban untuk tidak memasuki area yang dikuasai pemerintah dan meminta militer Kabul tidak memasuki area yang mereka kuasai.
Sejak invasi Amerika Serikat ke Afghanistan pada 2001, hanya terjadi sekali gencatan senjata yaitu selama tiga hari untuk memperingati Idul Fitri pada 2018.
Kala itu, seruan gencatan senjata yang diserukan oleh Presiden Ashraf Ghani disambut seluruh pihak dengan gembira. Pejuang Taliban, militer Afghanistan, dan warga sipil berpelukan, berbagi es krim, dan melakukan swafoto.
Karenanya, kali ini, Ghani langsung dengan cepat menerima tawaran gencatan senjata dari Taliban.
"Saya menyambut tawaran gencatan senjata dari Taliban. Sebagai komandan militer, saya telah menginstruksikan kepada militer (ANDSF) untuk mematuhi gencatan senjata selama tiga hari," kata Ghani lewat Twitter. (AFP/OL-1)
Setelah satu tahun ditahan tanpa dakwaan, peneliti bahasa AS Dennis Coyle akhirnya dibebaskan oleh Taliban.
Pakistan dan Afghanistan sepakat menghentikan sementara konflik maut demi menghormati Idul Fitri, menyusul serangan udara di Kabul yang menewaskan ratusan jiwa.
Tragedi berdarah terjadi saat Ramadan di Kabul. Serangan udara Pakistan mengenai RS Omid, menewaskan ratusan pasien yang sedang berbuka puasa dan salat.
Pakistan telah menyerang pusat rehabilitasi di ibu kota, sehingga mengakibatkan kematian dan luka-luka. Dia berjanji bahwa tindakan tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja.
Sebuah pusat rehabilitasi narkoba di Kabul hancur akibat serangan udara. Taliban tuduh Pakistan sebagai pelakunya, sementara ketegangan lintas batas meningkat.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
Juru Bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengecam serangan udara Pakistan di Kabul dan Kandahar. Kabul klaim lancarkan operasi balasan besar-besaran di perbatasan.
Pakistan melancarkan serangan udara ke Nangarhar dan Paktika di Afghanistan. Kabul menuduh warga sipil tewas dan terluka, sementara Islamabad mengklaim operasi menargetkan TTP dan ISKP.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved