Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERKIRAAN baru memproyeksikan hampir 135 ribu kematian akibat covid-19 di Amerika Serikat (AS) hingga awal Agustus terutama akibat pelonggaran langkah-langkah pembatasan yang sedang berjalan.
Proyeksi itu disampaikan Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) di University of Washington, Senin (4/5) waktu setempat.
Perkiraan korban tewas di AS, hingga awal Agustus, mencapai 134.475, dengan kisaran tengah antara 95.092 dan 242.890, kata IHME.
Proyeksi yang direvisi memperkirakan hampir dua kali lipat jumlah kematian yang diperkirakan di ‘Negeri Paman Sam’ sejak perkiraan terakhir pada pertengahan April.
Baca juga: WHO Tegaskan tidak Ada Bukti Covid-19 Berasal dari Lab di Wuhan
Proyeksi baru mencerminkan meningkatnya mobilitas dan pelonggaran langkah-langkah sosial yang diharapkan di 31 negara bagian pada 11 Mei, kata IHME, yang modelnya digunakan Gedung Putih.
Meningkatnya kontak di antara orang-orang akan mempromosikan penularan virus korona, kata mereka.
"Model baru ini adalah dasar untuk perkiraan baru kematian AS yang serius," kata Direktur IHME Christopher Murray, merujuk pada langkah-langkah pembukaan kembali.
IHME mengatakan model barunya mengasumsikan perintah-perintah kesehatan masyarakat yang saat berjalan akan tetap di berlaku sampai infeksi diminimalkan.
Perkiraan IHME meningkatkan jumlah kematian yang diperkirakan di AS lebih dari 62 ribu, dengan kenaikan lebih dari 8.700 kematian di New Jersey dan lebih dari 7.800 di New York untuk periode yang sama, naik dari perkiraan yang dirilis bulan lalu.
Murray mengatakan memahami faktor pengaruh suhu pada penularan virus ‘berkembang pesat’.
“Saat ini, kami percaya efek suhu pada penularan adalah penting, namun minimal. Saat kita memasuki musim panas dan suhu naik, kita akan tahu lebih banyak dan akan merevisi proyeksi kami jika itu relevan secara statistik," ungkapnya. (France24/OL-1)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved