Lima Negara Bagian AS akan Perlonggar Lockdown

Willy Haryono
27/4/2020 11:30
Lima Negara Bagian AS akan Perlonggar Lockdown
Warga memprotes lockdown yang diberlakukan pemerintah negara bagian di Denver, Colorado.(AFP/Jason Connolly)

LIMA negara bagian di Amerika Serikat (AS) berencana memperlonggar kebijakan penguncian wilayah (lockdown) terkait pandemi virus korona (covid-19). Rencana itu disampaikan meski sejumlah pakar kesehatan memperingatkan risiko penyebaran lebih lanjut covid-19 jika lockdown dicabut.

Namun di Gedung Putih, pemerintahan Presiden Donald Trump ingin menggerakkan kembali perekonomian karena rata-rata pengangguran di AS dapat melonjak hingga 16% atau lebih.

Colorado, Mississippi, Minnesota, Montana, dan Tennessee akan mengikuti langkah sejumlah negara bagian lainnya dalam memperlonggar lockdown dan memulai kembali aktivitas perekonomian.

Baca juga: Trump Bantah akan Pecat Menkes AS

Georgia, Oklahoma, Alaska, dan South Carolina sudah terlebih dahulu menggerakkan kembali perekonomian mereka, setelah selama sebulan berhenti total di bawah kebijakan lockdown.

Lockdown di sejumlah negara bagian tersebut telah membuat 26,5 juta warga AS mengajukan permohonan tunjangan pengangguran sejak pertengahan Maret.

Gedung Putih khawatir angkanya akan terus membengkak jika lockdown tetap diterapkan secara penuh.

Penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett mengatakan kepada awak media bahwa rata-rata pengangguran di AS akan menyentuh angka 16% atau lebih di bulan ini.

"Saya rasa, beberapa bulan ke depan juga akan terlihat buruk," kata Hassett, dikutip dari Al Jazeera, Senin (27/4). "Angka-angkanya akan jauh lebih buruk dari yang pernah kita alami selama ini."

Berdasarkan data Universitas Johns Hopkins, Senin (27/4), total kasus covid-19 di AS telah melampaui 964 ribu dengan 54 ribu lebih kematian dan 106.985 pasien sembuh.

New York dan negara-negara bagian lainnya telah memperpanjang lockdown hingga pertengahan Mei. Minggu kemarin, New York mencatat 367 kematian harian akibat covid-19, yang merupakan angka terendah sejak 30 Maret.

Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan sektor konstruksi dan manafaktur akan menjadi yang pertama dibuka kembali jika lockdown diperlonggar. Dua sektor tersebut disebut Cuomo mungkin akan dibuka kembali usai 15 Mei. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya