Warga Israel Tolak Pemerintahan Bersatu

Basuki Eka Purnama
26/4/2020 09:45
Warga Israel Tolak Pemerintahan Bersatu
Warga Israel melakukan aksi demonstrasi menentang pemerintahan bersatu.(AFP/JACK GUEZ )

RIBUAN warga Israel, Sabtu (25/4), menggelar aksi demonstrasi menentang kesepakatan yang dicapai antara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Ketua Parlemen Benny Gantz untuk membentuk pemerintahan bersatu.

Para demonstran melakukan aksi mereka di Kota Tel Aviv menentang kesepakatan yang dicapai pada Senin (20/7) serta menuding Netanyahu melakukan korupsi dan penipuan.

Media massa Israel melaporkan sebanyak 2 ribu demonstran ambil bagian dalam aksi tersebut.

Para demonstran mengenakan masker dan menjaga jarak sosial untuk mencegah penyebaran covid-19.

Baca juga: PBB Mendorong Kolaborasi Global untuk Vaksin Covid-19

Para demonstran yang mayoritas mengenakan pakaian hitam dan mengibarkan bendera hitam meneriakan korupsi dan meminta pemerintah menegakkan demokrasi yang terancam oleh Netanyahu.

Mereka juga membawa spanduk bertuliskan, "Rakyat menentang pemerintah" sembari mengibarkan bendera Israel.

Kesepakatan pada Senin (20/4) mengakhiri 16 kebuntuan politik di Israel dan akan membuat Netanyahu kembali menjabat sebagai perdana menteri di paruh pertama dari masa jabatan tiga tahun.

Gantz akan menjabat sebagai menteri pertahanan sebelum mengambil posisi perdana menteri pada Oktober tahun depan dan menjabat selama 18 bulan. (AFP/OL-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya