Netanyahu dan Gantz Gagal Bentuk Pemerintahan

Basuki Eka Purnama
16/4/2020 06:24
Netanyahu dan Gantz Gagal Bentuk Pemerintahan
Spanduk pemilu yang menampilkan wajah Benny Gantz (kiri) dan Benjamin Netanyahu terlihat di Ramat Gan, Israel.(AFP/JACK GUEZ )

KETUA parlemen Israel Benny Gantz dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu gagal membentuk sebuah pemerintahan bersatu hingga tenggat yang ditetapkan, Kamis (16/4). Hal itu memperpanjang krisis politi di 'Negeri Zionis' itu.

Netanyahu dan Gantz telah saling berhadapan di tiga pemilu yang hasilnya sama kuat.

Selepas pemilu teranyar, bulan lalu, keduanya gagal meraih suara mayoritas dan tidak bisa membentuk pemerintahan sendiri.

Baca juga: PBB Kritik Trump soal Dana untuk WHO

Dengan pandemi covid-19 telah menyebabkan 12.500 kasus positif di Israel, muncul seruan agar ada pemerintahan bersatu untuk memimpin perang melawan wabah itu.

Kesepakatan antara Netanyahu-Gantz diharapkan bisa memberikan pemerintahan stabil pertama di Israel sejak 2018 dan meredakan ketegangan politik di tengah krisis kesehatan yang tengah melanda dunia.

Presiden Israel Reuven Rivlin mengatakan jika Netanyahu dan Gantz gagal mencapai kata sepakat, dia akan meminta parlemen Israel atau Knesset untuk mengajukan kandidat perdana menteri.

Melemparkan tanggung jawab kepada Knesset hampir pasti akan menyebabkan krisis politik lanjutan sehingga kembali harus digelar pemilu. (AFP/OL-1)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya