Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GEMPA berkekuatan 7,9 pada skala Richter mengguncang Nepal pada pukul 06.11 waktu setempat kemarin. Sampai berita ini diturunkan sebanyak 1.508 korban tewas. Jumlah tersebut diperkirakan masih terus bertambah. Gempa tersebut menyebabkan kehancuran dahsyat di ibu kota Kathmandu dan dirasakan hingga ratusan mil jauhnya hingga ke wilayah India utara dan Bangladesh.
The United States Geological Survey mengatakan titik gempa tersebut berada 81 kilometer di barat laut Kathmandu dengan kedalaman 15 km dari permukaan tanah.
Dari tayangan televisi setempat, terlihat banyak gedung dan rumah hancur dan jalan-jalan telah terbelah dua di kota tersebut. Dharahara tower, salah satu bangunan yang menjadi ikon Nepal, juga tidak luput dari guncangan gempa.
Dinesh Acharya, juru bicara kepolisian, mengatakan fokus saat ini menyelamatkan seluruh korban.
Regu penyelamat juga telah dikerahkan untuk menggali puing-puing bangunan yang runtuh untuk mengeluarkan korban yang terjebak di reruntuhan.
"Kami membutuhkan dukungan dari berbagi lembaga internasional untuk menghadapi keadaan darurat yang sedang kami hadapi sekarang," ujar Menteri Informasi Nepal Minendra Rijal.
Masih terjadinya gempa susulan membuat warga semakin panik dan para korban luka terpaksa dirawat di luar rumah sakit untuk menghindari risiko terjadi gempa susulan.
Bandara Kathmandu ditutup untuk semua penerbangan. Pegunungan Everest yang menjadi bagian dari wilayah Nepal juga dilaporkan mengalami longsor hebat. Ratusan pendaki dikabarkan terjebak akibat gempa tersebut.
Wakil Inspektur Kepolisian, Chandra Dev Rai mengatakan, dari data yang ada, diketahui terdapat sekitar 700 pendaki sedang berada di Solukhumbhu, wilayah yang mencakup Everest.
"Kami berusaha untuk mencapai tempat tersebut. Aksesnya sangat sulit, dan saat ini telepon seluler pun tidak berfungsi," ujar Chandra.
Pemerintah Indonesia, melalui Juru Bicara Menteri Luar Negeri Armanatha Nasir, mengatakan Indonesia akan mengirimkan bantuan kepada negara yang terletak di Asia Selatan tersebut.
Menurutnya, pemerintah telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Nepal untuk mendapatkan informasi terkait warga negara Indonesia yang berada di sana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved