Ebola Tewaskan 10.823 Orang

MI
24/4/2015 00:00
Ebola Tewaskan 10.823 Orang
(AFP/ZOOM DOSSO)
LEBIH dari 26 ribu orang terinfeksi virus Ebola sejak wabah itu merebak 16 bulan lalu. Dari jumlah itu, lebih dari 10 ribu orang tewas.

Hal itu dilaporkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Rabu (22/4) waktu setempat. Badan PBB tersebut juga memperingatkan bahwa penurunan kasus itu masih stagnan. Karena itu, perlu peningkatan upaya untuk menghentikan penularan dari virus yang mematikan tersebut.

Secara keseluruhan, 26.079 orang terinfeksi Ebola selama 16 bulan. Dari jumlah tersebut, 10.823 orang di antara mereka meninggal dunia, dengan sebagian besar korban berasal dari Guinea, Liberia, dan Sierra Leone.

Setelah Ebola mewabah seperti kebakaran yang menjalar cepat di tiga negara tersebut, penyebaran virus Ebola mengalami penurunan. Namun, dalam satu pekan sampai 19 April lalu, 33 kasus baru ditemukan.

Sebanyak 21 kasus baru di Guinea, 12 kasus baru di Sierra Leone, dan tidak ditemukan kasus baru di Liberia. Jika dibandingkan dengan satu pekan sebelumnya, ditemukan 37 kasus Ebola baru. Dua pekan sebelumnya, tercatat 30 kasus baru. "Penurunan kasus baru penyakit Ebola berhenti sejak tiga pekan lalu," ungkap WHO dalam laporan mereka.

"Untuk mendorong penurunan menuju nol kasus diperlukan keterlibatan masyarakat lebih besar, penelusuran penularan harus diperbaiki, dan identifikasi kasus lebih dini," imbuh WHO.

Di satu sisi, Liberia yang menjadi negara paling parah telah melaporkan tidak ada lagi kasus baru Ebola sejak kasus kematian terakhir pada 25 Maret lalu. Korban tewas itu telah dimakamkan sehari setelah kematian.

Dengan tidak ada lagi kasus baru, Liberia selayaknya dinyatakan bebas Ebola sejak 9 Mei lalu. Bebas Ebola dinyatakan setelah 42 hari dua periode inkubasi setelah kematian korban Ebola yang terakhir.

Sementara itu, dari Guinea, masih ditemukan 21 kasus Ebola baru. Namun, jika dibandingkan dengan satu pekan sebelumnya, jumlah kasus baru Ebola mengalami penurunan yang sebelumnya tercatat 28 kasus. Hanya satu kasus ditemukan di Conakry, ibu kota Guinea, sedangkan satu pekan sebelumnya terdapat enam kasus baru.

Satu pekan lalu hingga Minggu (19/4) di Guinea, korban meninggal akibat Ebola tercatat 11 orang. Namun, hanya enam korban meninggal di tengah masyarakat yang didiagnosis pascakematian mereka. Selama tiga pekan berturut-turut, kurang dari setengah kasus baru berdasarkan daftar orang yang terinfeksi virus Ebola.

WHO memandang jaringan penularan secara keseluruhan masih rendah. (AFP/Drd/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya