KELOMPOK Taliban Afghanistan mengumumkan bakal memulai operasi serangan terbaru secara nasional besok. "Emirat Islam akan meluncurkan operasi musim semi dengan nama Azm pada tanggal 24 April 2015 pukul 5.00," ungkap Taliban dalam pernyataan resmi mereka, kemarin. Target utama serangan yang juga disebut spring offensive itu, disebut dalam pernyataan, "Ialah pihak asing yang ada di Afghanistan, terutama pangkalan-pangkalan militer permanen, para pejabat rezim beserta konstelasi militer mereka yang meliputi pejabat-pejabat intelijen, kementerian dalam negeri, dan kementerian pertahanan."
Serangan terbaru tahun ini menjadi pertempuran pertama pasukan Afghanistan melawan Taliban tanpa dukungan penuh pasukan asing yang dipimpin Amerika Serikat (AS). Secara resmi, misi tempur pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Afghanistan berakhir pada Desember lalu, tapi sejumlah kecil pasukan masih dipertahankan di sana dengan tujuan memberi pelatihan bagi personel keamanan lokal. Bulan lalu, Presiden AS Barack Obama menyetujui 9.800 pasukan AS tetap berada di Afghanistan hingga akhir 2015.
Taliban yang terus melancarkan aksi-aksi pemberontakan sejak pemerintahannya digu-lingkan pada akhir 2001 juga mengingatkan pengumuman serangan terbaru itu bakal menghambat segala prospek perundingan perdamaian. Selain Taliban, pemerintah Afghanistan juga mewaspadai mulai masuknya kelompok ekstremis Islamic State (IS) ke wilayah negara itu. Presiden Afghanistan Ashraf Gani menuding IS melakukan serangan bom bunuh diri di Jalalabad pada Sabtu (18/4) yang menewaskan 33 orang serta melukai lebih dari 100.