Pemprov Jabar akan Gelar Geladi Resik

MI
21/4/2015 00:00
Pemprov Jabar akan Gelar Geladi Resik
(Antara/Agus Bebeng)
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Barat akan melakukan geladi resik terkait dengan peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika di Kota Bandung, Rabu (22/4).

''Jadi, pada 22 April kita akan menapak tilas, dari Bandara Husein lewat jalan apa ke Hotel Savoy seperti apa, baru masuk ke Gedung Merdeka, Masjid Agung, lalu Gedung Pakuan,'' ujar Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, kemarin (Senin, 20/4/2015).

Deddy menegaskan dirinya akan memimpin geladi resik itu dan mengecek dari tempat kedatangan hingga kepulangan para kepala negara dan delegasi peserta KAA.

Mengenai menu makanan yang akan disajikan kepada para kepala negara dan delegasi peserta KAA dalam jamuan makan siang di Gedung Negara Pakuan Bandung, Deddy mengusulkan agar disajikan menu tradisional Jawa Barat.

''Sama seperti Pak Gubernur, saya rekomendasikan makanan tradisional Sunda. Misalnya, karedok. Namun, semuanya diserahkan kepada panitia pusat,'' kata dia. Sementara itu, Polres Cimahi telah menyiapkan 12 CCTV untuk memantau pengamanan perjalanan darat para delegasi KAA di Kota Bandung.

''Pengamanan, selain dilakukan personel kepolisian, juga dibantu oleh kamera CCTV,'' kata Wakapolres Cimahi Komisaris Catur Sungkowo saat ditemui seusai menggelar telekonferensi dengan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di ruang CSIS Polres Cimahi, kemarin (Senin, 20/4/2015).

Namun, pihaknya belum mengetahui siapa saja delegasi tamu negara yang menggunakan jalur darat. Hingga kini baru diketahui bahwa Presiden Joko Widodo akan bertolak ke Bandung pada Kamis (23/4) malam.

''Kita melakukan penjagaan ketat di ruas Tol Cipularang Km 100-130, sebab berdasarkan informasi, Presiden Joko Widodo dan Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping akan melintasi ruas tol tersebut,'' ujar Catur.

Menurutnya, selama pengamanan, personel kepolisian akan dilengkapi dengan senjata api baik laras pendek maupun panjang. Untuk memastikan cipta kondusi di wilayahnya, kepolisian juga telah menggelar razia miras, premanisme, dan segala hal yang dapat mengganggu keamanan.(DG/BB/Ant/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya