Utusan PBB untuk Yaman Mundur

MI
17/4/2015 00:00
Utusan PBB untuk Yaman Mundur
Jamal Benomar(AP/Hani Mohammed)
UTUSAN perdamaian PBB untuk Yaman Jamal Benomar mengundurkan diri, Rabu (15/4), setelah kehilangan dukungan untuk menyelesaikan misi dari negara-negara Teluk.

Diplomat asal Maroko itu ditugasi Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menjadi utusan khusus untuk Yaman sejak 2012. "Penggantinya akan segera ditunjuk," kata PBB dalam sebuah pernyataan resmi.

Sejumlah kandidat yang digadang akan menggantikan posisi Benomar adalah diplomat Mauritania Ismail Ould Cheikh Ahmed. Ia saat ini sedang memimpin misi PBB untuk penanggulangan Ebola di Accra, Ghana.

Benomar mengundurkan diri setelah Dewan Keamanan PBB mengadopsi resolusi yang menyerukan dimulainya kembali pembicaraan damai di Yaman.

Pada bagian lain, mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh meminta jalan keluar yang aman bagi dirinya dan keluarga pada negara-negara Teluk.

Saleh dipaksa mundur pada 2012 setelah gelombang protes terhadap pemerintahannya. Ia juga disebut-sebut mendukung pemberontak Houthi yang telah merebut ibu kota Sana'a dan memerangi pasukan yang loyal pada Presiden Abdul Rabbu Mansour Hadi.

Sumber Al-Jazeera mengatakan permintaan Saleh ditolak Arab Saudi. Meskipun tidak mengonfirmasi permintaan Saleh, juru bicara militer Arab Saudi Brigadir Jenderal Ahmed al-Asiri mengatakan mantan pemimpin Yaman tersebut tidak memiliki peran untuk masa depan Yaman.

"Ali Abdullah Saleh bukan bagian dari rencana. Hanya mereka yang berpikir tidak logis yang berpikir dia adalah bagian dari resolusi Yaman," kata Asiri. (AFP/Fox/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya