Kapal Terbakar di California, Empat Orang Tewas

Haufan Hasyim Salengke
03/9/2019 10:35
Kapal Terbakar di California, Empat Orang Tewas
Sepasang fin dan bunga diletakkan untuk mengenang korban kebakaran kapal di California.(AFP/Mark RALSTON)

SETIDAKNYA empat jenazah ditemukan pada Senin (1/9) oleh tim penyelamat yang mencari 34 orang yang hilang setelah kebakaran menjelang fajar menenggelamkan kapal di lepas pantai sebuah pulau California Selatan. Hal itu dikatakan juru bicara Penjaga Pantai Amerika Serikat.

Tidak ada informasi lain yang segera tersedia mengenai jenis kelamin, identitas, atau kondisi dari mayat yang ditemukan, kata Petugas Penjaga Pantai Mark Barney, melalui telepon.

Pencarian untuk korban orang hilang masih berlangsung, ujarnya.

Lima anggota awak diselamatkan sebelumnya oleh kapal pesiar yang lewat setelah panggilan darurat dilaporkan pada pukul 03:15 waktu setempat ketika kapal 75 kaki (23 meter) terbakar sekitar 20 meter (18 meter) dari lepas pantai Pulau Santa Cruz, kata Penjaga Pantai dalam sebuah pernyataan.

"Para kru sudah bangun dan di jembatan dan melompat," kata Penjaga Pantai Kapten Monica Rochester pada konferensi pers di Oxnard.

Baca juga: Badai Dorian Hantam Bahama, Lima Orang Tewas

Para penumpang semua tertidur di bawah geladak, menurut informasi yang diterima Penjaga Pantai, kata Rochester.

Anggota DPR AS Julia Brownley, seorang Demokrat yang distriknya termasuk Wilayah Ventura, mengatakan kepada wartawan di Oxnard, "Mereka telah menetapkan ada beberapa mayat di sana. Sungguh tragis, dan kami masih berharap bahwa masih ada yang selamat."

James Kohl, saudara lelaki dari salah satu penumpang yang hilang, mengatakan kepada KTLA TV di Los Angeles, dia diberi tahu ada ledakan gas propana di kapal, tetapi Rochester mengatakan dia tidak dapat memastikan hal itu.

Ditanya tentang hal itu, Komandan Pasukan Penjaga Pantai AS Matthew Kroll mengatakan kepada CNN penyebab kebakaran masih belum ditentukan.

"Insiden terjadi cukup cepat sehingga banyak orang tidak bisa turun," tandasnya. (CBS News/Ahram Online/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya